Pada Minggu, 15 Juni 2025, pukul 20:00 WIB, George Russell meraih kemenangan pertama musim 2025 di F1 Grand Prix Kanada di Sirkuit Gilles Villeneuve, mengalahkan Max Verstappen. Namun, sorotan beralih ke drama tabrakan antara Lando Norris dan Oscar Piastri dari McLaren, yang mengubah dinamika balapan. Akankah ini memengaruhi dominasi McLaren?
GP Kanada diprediksi menjadi balapan dua pit stop, dengan Russell memulai dari pole position setelah kualifikasi sengit. McLaren, yang biasanya kuat di trek ini, menghadapi tantangan besar akibat strategi dan insiden internal.

Russell menjaga keunggulan sejak start, melakukan pit stop terakhir di lap 43 dari 70, dan finis dengan gap 0,228 detik atas Verstappen. Drama terjadi di lap 66 ketika Norris, yang mengejar Piastri, menabrak rekan setimnya di chicane terakhir, menyebabkan Norris gagal finis dan Piastri turun ke P4. Andrea Kimi Antonelli meraih podium ketiga pertamanya, sementara Ferrari dan Hamilton tampil di bawah ekspektasi.
Kemenangan Russell mengangkat Mercedes ke 199 poin konstruktor, sementara McLaren tetap memimpin dengan 374 poin meski kehilangan poin besar. Piastri kini unggul 22 poin atas Norris, memperkuat posisinya di puncak klasemen.
Russell bersorak atas kemenangan, sementara Norris mengakui kesalahannya melalui radio. Piastri tetap tenang meski tertekan, dan Verstappen mengakui kekuatan Russell tanpa protes berlebihan.
McLaren harus mengevaluasi koordinasi tim untuk mencegah insiden serupa, sementara Russell dan Mercedes akan menekan di balapan berikutnya. Verstappen perlu strategi lebih baik untuk mengejar gelar.
Dengan kemenangan ini, Russell berpeluang menantang puncak, tetapi fokus McLaren pada Piastri akan menentukan arah klasemen menuju GP Austria pada 29 Juni 2025. Balapan berikutnya diprediksi sengit.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Andrea Kimi Antonelli
Mercedes
|
100 |
|
2
|
|
George Russell
Mercedes
|
80 |
|
3
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
63 |
|
4
|
|
Lando Norris
McLaren
|
51 |
|
5
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
49 |
|
6
|
|
Oscar Piastri
McLaren
|
43 |
|
7
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
26 |
|
8
|
|
Oliver Bearman
Haas F1 Team
|
17 |
|
9
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
16 |
|
10
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
10 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
98 |
|
2
|
|
Ferrari
|
67 |
|
3
|
|
McLaren
|
18 |
|
4
|
|
Haas F1 Team
|
17 |
|
5
|
|
Racing Bulls
|
12 |
|
6
|
|
Red Bull
|
12 |
|
7
|
|
Alpine F1 Team
|
10 |
|
8
|
|
Audi
|
2 |
|
9
|
|
Williams
|
2 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
0 |
Baca Juga
CEO McLaren Zak Brown mengirim surat keras kepada FIA terkait kepemilikan ganda tim Formula 1 yang dinilai mengganggu integritas olahraga.
Fernando Alonso mengungkap pertimbangan besar terkait masa depannya di Formula 1 di tengah sulitnya musim Aston Martin 2026.
James Hinchcliffe membela Lewis Hamilton setelah pembalap Ferrari itu mengeluhkan perbedaan besar antara simulator dan mobil asli Formula 1.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!