SPONSORED

Rosberg Soroti Masalah Utama Ferrari Usai Madrid

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Rosberg Soroti Masalah Utama Ferrari Usai Madrid
TO NEWS OVERVIEW
Ferrari missed out on the podium in Madrid

Nico Rosberg tidak pernah ragu menyuarakan pendapatnya. Legenda Formula 1 asal Jerman itu kembali menyoroti kelemahan Ferrari setelah akhir pekan yang berantakan di Grand Prix Spanyol. Menurut Rosberg, masalah utama tim Maranello bukanlah kecepatan mobil, melainkan strategi dan komunikasi yang terus menjadi titik lemah.

Balapan di Sirkuit Madring, Madrid, memang berjalan jauh dari harapan bagi Ferrari. Lewis Hamilton dan Charles Leclerc gagal merebut pole position, dan keduanya tidak mampu memberikan ancaman serius di depan. Hamilton bahkan harus menghentikan perlombaannya lebih awal akibat kegagalan sistem rem pada mobil SF-26 miliknya di lap ketujuh, tepat ketika ia sedang berada di posisi ketiga.

Sementara itu, Leclerc sempat memimpin 32 dari 57 lap. Tim mencoba strategi offset dengan menahan pembalap Monako itu lebih lama di lintasan, berharap safety car muncul di akhir balapan dan memberinya peluang menang. Namun, harapan itu pupus. Leclerc akhirnya masuk pit pada lap 48 dan harus puas finis di posisi keempat.

Sprint F1 di Monaco: Inovasi Berani atau Langkah Salah?
Baca JugaSprint F1 di Monaco: Inovasi Berani atau Langkah Salah?

Berbicara di podcast Sky Sports F1 Show, Rosberg mengungkapkan pandangannya dengan tajam. “Bukankah Ferrari selalu mengalami akhir pekan yang berantakan? Kelemahan utama mereka tetap ada di area strategi dan komunikasi. Itu selalu menjadi kelemahan dan masih menjadi kelemahan mereka sekarang,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Rosberg menambahkan bahwa performa mobil Ferrari sebenarnya sudah sangat dekat untuk bisa bersaing secara konsisten memperebutkan kemenangan. “Kecepatan mobilnya sangat dekat untuk bisa menantang kemenangan secara reguler. Bahkan akhir pekan ini, Hamilton akan dengan nyaman finis kedua pada hari Minggu. Dia pasti finis kedua di belakang Kimi dengan cukup mudah,” jelasnya.

Hamilton sendiri merasa Ferrari “memiliki mobil untuk memperebutkan kemenangan” di Spanyol. Leclerc pun menegaskan tim “melakukan hal yang benar” dengan strateginya, meski peluang emas kembali sirna. Pembalap asal Monako itu percaya Ferrari “membayar harga” dari performa kualifikasi yang buruk, masalah yang konsisten menghantui mereka sepanjang musim 2026.

“Saya benar-benar tidak berpikir kami lebih buruk dari yang lain. Saya hanya berpikir bahwa secara umum, mobil kami sedikit lebih lemah di kualifikasi dibandingkan di balapan dengan bahan bakar rendah. Ketika Anda harus benar-benar menyerang kerb, terutama kemarin, McLaren sangat kuat, dan kami berada di sisi yang salah. Jadi, kami membayar harga akhir pekan ini, mungkin karena hal itu. Tapi secara keseluruhan, saya selalu merasa kami sedikit tertinggal di kualifikasi,” kata Leclerc.

ADVERTISEMENT

Dengan kecepatan yang sudah mendekati kompetitif, Ferrari kini dihadapkan pada tugas besar untuk membenahi strategi dan komunikasi internal. Jika tidak, akhir pekan berantakan seperti di Madrid akan terus terulang, dan peluang juara akan semakin menjauh.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU