SPONSORED

Rosberg Dukung Keputusan Team Order Mercedes di GP Belanda

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Rosberg Dukung Keputusan Team Order Mercedes di GP Belanda
TO NEWS OVERVIEW
Rosberg Dukung Keputusan Team Order Mercedes di GP Belanda

Nico Rosberg angkat bicara soal kontroversi team order yang terjadi di paddock Mercedes pada Grand Prix Belanda. Menurut juara dunia Formula 1 2016 itu, keputusan tim asal Brackley untuk meminta George Russell memberi jalan kepada Kimi Antonelli adalah langkah yang tepat dan masuk akal.

Balapan di Zandvoort berjalan kacau sejak lap pertama. Max Verstappen mengalami kecelakaan besar yang memicu bendera merah. Setelah restart, situasi semakin menarik ketika safety car virtual muncul di akhir balapan. Antonelli memanfaatkan momen itu untuk masuk pit dan mengganti ban ke kompon lunak, sementara Russell memilih tetap di lintasan demi menjaga posisinya.

Perbedaan strategi ini membuat Mercedes harus mengambil keputusan sulit. Mereka akhirnya memerintahkan Russell untuk menyerahkan posisinya kepada Antonelli. Russell sempat keberatan di radio tim, khawatir keputusan itu bisa mengorbankan peluang double podium. Namun ia akhirnya berhasil mempertahankan posisi ketiga dari tekanan dua mobil Ferrari yang dikendarai Lewis Hamilton dan Charles Leclerc di lap-lap akhir.

Verstappen Ungkap Penyebab Kecelakaan di GP Belanda
Baca JugaVerstappen Ungkap Penyebab Kecelakaan di GP Belanda

Berbicara di Sky Sports F1, Rosberg membela keputusan pitwall Mercedes. Ia menegaskan bahwa dalam situasi seperti ini, kepentingan tim harus diutamakan. "Tim sedang terancam, dan kedua pembalap harus bekerja untuk tim. Pada zaman saya, saya juga pernah diminta memberi jalan ke Lewis di Monako, meskipun kami sedang bersaing memperebutkan gelar juara," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Rosberg menambahkan bahwa keputusan itu sangat masuk akal karena pada saat itu Russell diprediksi akan kesulitan menjaga kecepatan, dan jika ia bertahan di depan Antonelli, justru Ferrari bisa mengancam posisi keduanya sekaligus. "Jadi ini benar-benar berisiko kehilangan dua posisi sekaligus. Ini keputusan yang sangat sulit, saya tidak mau berada di posisi mereka. Jika saya di posisi George, pasti sakit sekali," jelas Rosberg.

Menariknya, Russell sendiri akhirnya mengakui bahwa keputusan tim itu benar. "Kimi sebenarnya sudah di depanku, jadi dia pantas finis di depanku. Tentu saja saat balapan, kamu ingin bertarung untuk setiap posisi," katanya usai balapan.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU