Persaingan sengit perebutan gelar juara dunia MotoGP musim ini memasuki fase krusial. CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, berbicara blak-blakan mengenai dinamika internal timnya dalam konferensi pers bersama Direktur Jenderal Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, jelang akhir pekan balapan. Pertemuan dua petinggi pabrikan asal Italia ini menyoroti bagaimana skuad Noale mencoba mematahkan dominasi mapan di kasta premier.
Hingga saat ini, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi masih memegang peluang matematis yang sama dalam perburuan gelar. Massimo Rivola menegaskan bahwa selama peluang masih terbuka bagi keduanya, mereka dibebaskan untuk bertarung secara adil di atas lintasan. Namun, strategi internal tentu disiapkan jika situasi kejuaraan mulai mengerucut pada salah satu pembalap saja.
“Marco dan Jorge tidak memiliki pengalaman seperti Marquez, tetapi mereka berdua sangat cepat, berada dalam kondisi prima, dan aritmetika memungkinkan masing-masing dari mereka untuk berjuang meraih gelar,” ungkap Massimo Rivola. Ia menambahkan dengan tegas, “Jika salah satu dari mereka kemudian mendapati dirinya keluar dari persaingan, maka dia harus membantu yang lain. Bagaimanapun, memiliki pertarungan yang meluas adalah hal positif bagi olahraga dan kejuaraan.”

Menghadapi kombinasi tangguh antara Ducati dan Marc Marquez diakui oleh Aprilia sebagai tantangan terbesar musim ini. Massimo Rivola tidak menutup mata bahwa mengalahkan sang juara dunia beruntun tersebut membutuhkan ketahanan mental dan fisik yang luar biasa. Meski demikian, keberhasilan Aprilia beberapa kali menandingi kecepatan mereka menjadi bukti sahih bahwa pengembangan motor di pabrikan Noale berjalan di jalur yang sangat tepat.
Selain membahas perburuan gelar, Massimo Rivola juga mengomentari perubahan regulasi besar yang akan datang serta format baru kualifikasi ganda pada 2027 mendatang. Menurutnya, inovasi dan keberanian untuk mengubah format balapan sangat dibutuhkan demi menarik minat penggemar global. Mengenai regulasi teknis pembatasan tenaga mesin dan ban, ia memastikan bahwa kondisi ini berlaku adil bagi seluruh pabrikan tanpa ada pihak yang diuntungkan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!