Penasihat motorsport Red Bull, Helmut Marko, mengungkapkan rencana untuk menambah downforce pada mobil Max Verstappen jelang kualifikasi Grand Prix Belgia, menurut RacingNews365. Keputusan ini diambil setelah kemenangan sprint Verstappen di kondisi cerah, namun dengan prakiraan hujan untuk balapan utama. Oleh karena itu, perubahan setup diantisipasi untuk menghindari kesalahan seperti di Silverstone. Dengan demikian, artikel ini merangkum strategi Red Bull dan implikasinya.
Max Verstappen memenangkan balapan sprint dengan setup sayap belakang low-downforce, memungkinkan kecepatan lurus tinggi di Spa. Namun, pengalaman di Silverstone, di mana setup serupa menyebabkan kesulitan saat hujan, mendorong evaluasi ulang. Sementara itu, Marko menyatakan kepada Sky DE bahwa prakiraan hujan 80% untuk balapan utama mendorong tim untuk mempertimbangkan setup dengan downforce lebih besar. “Kami belajar dari Silverstone bahwa sayap kecil tidak efektif di hujan,” ujarnya. Dengan demikian, Red Bull ingin memastikan performa optimal di kondisi basah.

Penambahan downforce dapat mengurangi kecepatan lurus RB21, yang berpotensi menempatkan Verstappen di baris kedua atau ketiga pada kualifikasi di kondisi kering. “Posisi tergantung pada pilihan setup tim lain,” kata Marko. Selain itu, keputusan ini bertujuan meningkatkan peluang kemenangan di balapan utama. Oleh karena itu, Red Bull rela mengorbankan posisi grid demi stabilitas di hujan. Dengan demikian, strategi ini mencerminkan pendekatan jangka panjang untuk hasil maksimal di Spa.
Kemenangan sprint Max Verstappen menunjukkan kekuatan Red Bull, tetapi prakiraan cuaca menjadi faktor kunci. Sementara itu, tim akan memantau data cuaca sebelum kualifikasi pukul 21:00 WIB untuk finalisasi setup. Selain itu, persaingan dengan McLaren tetap ketat setelah hasil sprint. Oleh karena itu, keputusan ini akan menentukan daya saing Verstappen di balapan utama. Dengan demikian, Red Bull fokus pada keseimbangan performa untuk Grand Prix Belgia.
Red Bull rencanakan tambah downforce untuk Max Verstappen di GP Belgia setelah kemenangan sprint. Setup diubah antisipasi hujan, meski berisiko di kualifikasi. Untuk pembaruan Formula 1, kunjungi SPORTRIK.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
George Russell
Mercedes
|
51 |
|
2
|
|
Andrea Kimi Antonelli
Mercedes
|
47 |
|
3
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
34 |
|
4
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
33 |
|
5
|
|
Oliver Bearman
Haas F1 Team
|
17 |
|
6
|
|
Lando Norris
McLaren
|
15 |
|
7
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
9 |
|
8
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
8 |
|
9
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
8 |
|
10
|
|
Arvid Lindblad
Racing Bulls
|
4 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
98 |
|
2
|
|
Ferrari
|
67 |
|
3
|
|
McLaren
|
18 |
|
4
|
|
Haas F1 Team
|
17 |
|
5
|
|
Racing Bulls
|
12 |
|
6
|
|
Red Bull
|
12 |
|
7
|
|
Alpine F1 Team
|
10 |
|
8
|
|
Audi
|
2 |
|
9
|
|
Williams
|
2 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
0 |
Baca Juga
Ancaman hujan di GP Jepang 2026 berkurang, menghindarkan pembalap F1 dari debut mobil baru 2026 di kondisi basah di Suzuka.
Toto Wolff ungkap Mercedes nyaris alami bencana di awal dominan F1 2026 meski raih hasil sempurna bersama Russell dan Antonelli.
Kimi Antonelli diragukan mampu lawan George Russell dalam perebutan gelar F1 2026 bersama Mercedes menurut analisis James Hinchcliffe.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!