Red Bull dikabarkan semakin dekat untuk merekrut pengganti Gianpiero Lambiase, menyusul kepindahan sang race engineer Max Verstappen ke McLaren. Langkah ini menjadi perombakan besar kedua dalam waktu singkat bagi tim asal Milton Keynes.
Menurut laporan dari BILD, Tom McCullough, yang akan meninggalkan Aston Martin sebagai Performance Director, diproyeksikan mengisi posisi yang ditinggalkan Lambiase. McCullough memiliki pengalaman panjang di paddock, termasuk 13 tahun bersama tim yang sebelumnya dikenal sebagai Racing Point dan Force India.
Keputusan ini menarik karena sebelumnya Tom Hart disebut-sebut sebagai kandidat utama pengganti Lambiase, setelah menolak tawaran dari Williams. Namun, rencana tersebut tampaknya bisa berubah seiring dengan munculnya nama McCullough.

Belum jelas apakah McCullough akan langsung mengambil peran sebagai race engineer Verstappen atau juga menjabat sebagai Head of Race Engineering, posisi yang dipegang Lambiase sejak 2022. Jika terkonfirmasi, ini akan menjadi perekrutan besar kedua Red Bull setelah memastikan kedatangan Gwen Lagrue dari Mercedes untuk program junior mereka.
Kepindahan Lambiase ke McLaren memang telah memicu spekulasi tentang masa depan Max Verstappen di Red Bull. Namun, dengan langkah proaktif merekrut McCullough, Red Bull tampaknya berusaha menunjukkan keseriusan mereka mempertahankan sang juara dunia.
McCullough dikenal sebagai sosok yang tenang dan metodis, kualitas yang dibutuhkan untuk mendampingi Verstappen yang kerap menuntut performa maksimal. Pengalamannya dalam mengelola strategi balap di berbagai tim akan menjadi aset berharga bagi Red Bull.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!