Menatap balapan Formula 1 akhir pekan ini di Amerika Serikat, Red Bull Racing datang dengan energi positif yang melimpah menyusul rentetan hasil positif di seri-seri sebelumnya. Sang juara bertahan Max Verstappen sukses mengamankan dua kemenangan beruntun di Sepang serta Marina Bay, termasuk mendominasi sesi sprint dan Grand Prix di Singapura yang sebelumnya belum pernah ia taklukkan.
Pencapaian gemilang ini terasa semakin spesial bagi skuad Milton Keynes mengingat musim 2026 menjadi tahun perdana mereka mengandalkan unit pembangkit daya buatan sendiri. Keberhasilan merajai lintasan jalan raya Singapura dengan mesin mandiri tentu menjadi suntikan moral masif bagi seluruh punggawa tim, sekaligus modal berharga untuk menghadapi karakteristik sirkuit yang berbeda secara drastis di Austin.
Berbicara mengenai Circuit of the Americas, Max Verstappen mengakui bahwa karakter trek tersebut memiliki tantangan tersendiri dengan kontur aspal yang bergelombang namun tetap menyajikan layout yang menyenangkan untuk dikendarai. Pembalap asal Belanda itu menegaskan pentingnya menemukan setelan mobil yang tepat sejak sesi latihan pertama demi mengantisipasi tikungan panjang serta variasi elevasi ekstrem di Texas.

"Akhirnya menang di Singapura adalah momen yang spesial. Dua kemenangan balapan berturut-turut serta mengamankan kemenangan sprint dengan powertrain kami sendiri adalah alasan untuk merayakan dan sesuatu yang bisa dibanggakan oleh tim," ungkap Max Verstappen mengulas kesuksesan terbarunya sebelum terbang ke Amerika Serikat.
Memasuki rangkaian triple-header kedua musim ini yang mencakup Amerika, Meksiko, dan Brasil, fokus utama skuad berbasis di Milton Keynes tersebut adalah memaksimalkan setiap peluang mendulang poin krusial. Terlebih, persaingan di papan atas klasemen konstruktor terutama perebutan posisi ketiga dengan McLaren berlangsung sangat ketat dan menuntut konsistensi tingkat tinggi di setiap balapan tersisa.
Sementara itu, rekan setimnya yakni Isack Hadjar memanfaatkan jeda singkat di antara jadwal padat dengan pulang ke kampung halamannya di Paris untuk memulihkan kondisi fisik maupun mental. Pembalap muda berbakat ini merasa jauh lebih segar dan siap kembali mengerahkan kemampuan terbaiknya demi mempertahankan tren positif performa mobil yang kian kompetitif.
"Setelah Singapura, sangat menyenangkan bisa kembali ke Paris setelah akhir pekan yang menuntut fisik dan menghabiskan waktu bersama keluarga serta teman-teman. Saya merasa terisi ulang dan siap langsung tancap gas lagi di Austin," ujar Isack Hadjar memungkis persiapan akhir pekannya. Simak analisis mendalam seputar persiapan tim F1 jelang GP Amerika Serikat di sini.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!