Peluang Colton Herta untuk promosi ke grid utama ajang Formula 1 menuai kritik tajam dari mantan pembalap Ralf Schumacher. Komentar pedas ini muncul sesaat setelah sang pembalap asal Amerika Serikat tersebut merampungkan sesi latihan bebas pertama di Sirkuit Interlagos dalam rangkaian GP Brasil.

Di atas kertas, agenda hari Jumat di Interlagos berjalan lancar bagi Herta yang turun menggantikan Sergio Perez bersama tim Cadillac F1 Team. Ia sukses melahap 24 putaran dan mengamankan poin krusial terakhir yang dibutuhkan untuk menggenapi syarat super licence FIA miliknya. Secara administratif, ia kini memegang lampu hijau untuk tampil di ajang Formula 1.
Namun, Ralf Schumacher sama sekali tidak terkesan dengan pencapaian tersebut. Ketika disinggung mengenai potensi Herta mendampingi Perez di skuad Cadillac musim depan, pandit asal Jerman itu melontarkan bantahan keras tanpa ragu. Menurutnya, langkah tersebut sama sekali tidak memiliki urgensi yang jelas bagi masa depan tim.

"Hanya jika hari Natal dan Paskah jatuh pada hari yang sama. Serius, ini sama sekali tidak ada gunanya. Dia hanya membuang-buang bahan bakar, meminjam istilah dari Franz Tost. Saya bahkan tidak habis pikir apa tujuan dari semua ini. Lebih baik tim memberikan kesempatan emas tersebut kepada talenta-talenta muda lainnya," ujar Schumacher dengan nada ketus.
Kemarahan Schumacher tidak lepas dari performa minor Herta sepanjang kejuaraan Formula 2 musim ini. Ia menilai bahwa hasil balap yang diraih sang pembalap sama sekali tidak mencerminkan standar kelayakan seorang calon bintang Formula 1. Di klasemen sementara F2, Herta tertahan di peringkat ke-19 dengan koleksi 26 poin tanpa pernah merasakan satupun podium.

Sebagai perbandingan alternatif, Schumacher justru menunjuk nama Leonardo Fornaroli yang tampil cemerlang di kategori junior sebagai profil pembalap yang jauh lebih menjanjikan. Di sisi lain, kursi kedua Cadillac masih menyisakan tanda tanya besar karena masa depan Valtteri Bottas belum mendapat kepastian mutlak dari manajemen tim.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!