Kontrak Liam Lawson dan Arvid Lindblad bersama Racing Bulls memang belum diperpanjang, tetapi tim asal Italia itu menegaskan tidak terburu-buru mengambil keputusan. CEO Peter Bayer mengungkapkan bahwa perpanjangan kontrak Max Verstappen di Red Bull memberi efek menenangkan bagi seluruh organisasi, sehingga mereka bisa lebih tenang menilai performa kedua pembalapnya.
“Kabar Max memang luar biasa, jujur saja, karena itu jelas menenangkan seluruh sistem,” kata Bayer di Zandvoort. “Kami sangat senang dengan Liam dan Arvid serta pekerjaan yang mereka lakukan. Jadi kami tidak sedang terburu-buru.”
Bayer menambahkan bahwa Red Bull memiliki banyak pembalap muda berbakat di program junior, sehingga tidak ada tekanan untuk segera mengumumkan susunan pembalap musim depan. “Alan (Permane) benar-benar ingin menjaga semua tetap tenang dan fokus. Dia akan memutuskan saat momen yang tepat untuk memberi tahu para pembalap dan semua orang di sini,” ungkapnya.

Spekulasi tentang masa depan Lawson memang menguat musim ini, terutama setelah laporan menyebutkan bahwa pemimpin klasemen Formula 2, Nikola Tsolov, berpotensi naik ke F1 pada 2027. Permane sebelumnya membantah Tsolov telah dijamin mendapat kursi, tetapi mengakui pembalap asal Bulgaria itu kini berada di urutan terdepan antrean junior Red Bull.
“Dia tampil luar biasa. Kalau bilang dia masuk radar, itu pernyataan yang terlalu rendah. Dia yang berikutnya, saya rasa itu adil untuk dikatakan,” ujar Permane.
Sementara itu, Lindblad tampil impresif di musim rookie-nya bersama Lawson, memberi Racing Bulls dua pembalap yang mampu bersaing di barisan depan tengah. Namun, di Zandvoort fokus mereka beralih setelah Isack Hadjar mengalami cedera pergelangan tangan, yang memicu perombakan susunan pembalap di kedua tim Red Bull. Lawson dipanggil naik ke Red Bull, sementara Yuki Tsunoda kembali ke Racing Bulls untuk mendampingi Lindblad.
Bayer mengaku baru mengetahui cedera Hadjar akhir pekan lalu, dan keputusan akhir diambil pada Selasa. “Perubahan terbesar sebenarnya ada pada rencana perjalanan Yuki, membawanya kembali dari Yunani dan masuk ke simulator untuk memberi dukungan maksimal,” jelasnya. Lawson sendiri mengungkapkan bahwa ia baru saja mendarat di Inggris setelah libur musim panas ketika Permane menelepon untuk memberi tahu kabar tersebut.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!