Insiden unik mewarnai perayaan podium Formula 1 ketika Kimi Antonelli harus menerima ejekan ringan dari timnya sendiri, Mercedes. Pemimpin klasemen kejuaraan dunia tersebut kedapatan kesulitan menyemprotkan botol air mawar tradisional dalam selebrasi pascalomba. Momen canggung pembalap muda asal Italia ini langsung mencuri perhatian jutaan pasang mata di seluruh dunia, termasuk garasi Silver Arrows yang tidak ingin melewatkan kesempatan untuk melontarkan candaan di media sosial.
Dilansir dari Motorsport.com, balapan yang berlangsung di bawah guyuran hujan lebat menyajikan drama tersendiri di atas lintasan. Max Verstappen sukses mengamankan kemenangan perdana musim ini untuk Red Bull Racing melalui performa impresif dalam kondisi trek basah yang menantang. Sementara itu, Kimi Antonelli yang memulai balapan dari grid ketiga berhasil memaksimalkan potensi mobilnya untuk menyentuh garis finis di posisi kedua, ditemani oleh sang juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton yang melengkapi podium di tempat ketiga.
Namun, sorotan utama justru bergeser ke atas podium ketika trio peraih trofi menerima botol berisi air mawar bebas alkohol sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi lokal. Mengingat tradisi unik tanpa menggunakan champagne beralkohol di seri tersebut, Kimi Antonelli tampak kebingungan dan kesulitan memicu tekanan botol seperti layaknya menyemprotkan minuman beralkohol biasa. Rekaman video amatir memperlihatkan sang pembalap mengguncang-guncang botol dengan ekspresi polos penuh kekecewaan karena gagal membasahi para rivalnya.

Menanggapi momen kocak tersebut, akun resmi media sosial Mercedes langsung mengunggah video kejadian itu disertai komentar jenaka. "Anda pikir dia sudah terbiasa dengan hal ini sekarang!" tulis tim asal Brackley tersebut di platform X. Unggahan itu langsung disambar oleh ribuan penggemar F1. Salah satu suporter berkomentar bahwa bagian paling nyata adalah melihat sang pembalap terus mengocok botol seolah-olah itu akan memperbaiki tekanan. Netizen lain menduga pemuda berbakat tersebut belum pernah menghadapi situasi serupa di negara-negara yang melarang penggunaan alkohol di atas panggung kehormatan.
Terlepas dari insiden semprotan air mawar yang gagal total, tambahan poin dari finis di posisi runner-up membuat Kimi Antonelli semakin kokoh di puncak klasemen sementara pembalap. Keunggulan poinnya kini melebar hingga selisih 84 angka dari rekan setimnya sendiri, George Russell, yang kini membuntuti di peringkat kedua. Selepas balapan, sang pemimpin klasemen mengakui bahwa hasil tersebut merupakan batas maksimal yang bisa diraih timnya dalam kondisi sulit akhir pekan ini.
"Hari ini adalah hasil maksimal yang bisa kami raih. Selamat besar untuk Max dan Red Bull atas akhir pekan yang luar biasa," ungkap Kimi Antonelli mengevaluasi hasil balapannya. Ia menambahkan bahwa tim masih memiliki banyak pekerjaan rumah karena mereka sempat kesulitan menemukan kecepatan optimal, meski dirinya tetap merasa puas bisa mengamankan trofi podium kedua.




Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!