Advertisement Sportrik
15s
Scuderia Ferrari
Italia Italia

Scuderia Ferrari

Data Pribadi

Nama Scuderia Ferrari
Negara Italia
Tim Saat Ini Ferrari S.p.A.
Lahir/Berdiri 16 November 1929
Umur 96 Tahun
Balapan Berikutnya GENERAL
Tidak ada jadwal
Iklan

Performa Musim Ini

Posisi
#-
Poin
0
Kategori
General

BIOGRAFI

Scuderia Ferrari adalah divisi balap dari produsen mobil mewah Italia, Ferrari, dan merupakan tim balap pabrikan tertua, paling sukses, serta paling ikonik dalam sejarah kejuaraan dunia Formula Satu (F1). Didirikan oleh Enzo Ferrari pada tahun 1929 pada awalnya untuk mengelola pembalap amatir yang menggunakan mobil Alfa Romeo, tim ini kemudian mulai memproduksi mobil balapnya sendiri pada tahun 1947. Scuderia Ferrari memegang rekor sebagai satu-satunya konstruktor yang berkompetisi secara berkelanjutan sejak musim perdana Kejuaraan Dunia F1 pada tahun 1950 hingga saat ini.

Berbasis di Maranello, Emilia-Romagna, Italia, Ferrari telah menjadi simbol dari tradisi, prestise, dan keunggulan teknis dalam motorsport global. Warna merahnya yang khas (Rosso Corsa) dan logo Kuda Jingkrak (Prancing Horse atau Cavallino Rampante) dikenal di seluruh dunia. Selain Formula 1, Ferrari juga memiliki sejarah panjang dan sukses di ajang balap ketahanan (World Endurance Championship) dan balap mobil 𝘚𝘱𝘰𝘳𝘵𝘴𝘤𝘢𝘳.

Advertisement

Profil dan Status Saat Ini (Musim 2026)

Memasuki era regulasi teknis dan mesin baru pada tahun 2026, Scuderia Ferrari berada di bawah komando Team Principal asal Prancis, Frédéric Vasseur. Musim 2026 menandai tahun kedua dari salah satu duet pembalap paling tangguh dalam sejarah modern Ferrari, yaitu:

  • Charles Leclerc (#16): Pembalap kebanggaan Monako yang merupakan produk asli Ferrari Driver Academy dan dipandang sebagai anak emas Maranello.
  • Lewis Hamilton (#44): Juara dunia tujuh kali yang legendaris, yang membuat langkah sensasional dengan pindah dari Mercedes ke Ferrari pada awal 2025, mewujudkan impian masa kecilnya untuk membalap dalam balutan seragam merah.

Pada tahun 2026, Ferrari memproduksi unit daya (mesin) dan sasis mereka sendiri secara penuh di Maranello, beradaptasi dengan regulasi hibrida baru yang membagi tenaga pembakaran internal dan tenaga listrik secara 50/50, serta sistem aerodinamika aktif yang revolusioner.

Sejarah Lengkap

Advertisement

1. Awal Mula dan Pendirian (1929 - 1949) Enzo Ferrari mendirikan Società Anonima Scuderia Ferrari pada 16 November 1929 di Modena. Pada awalnya, Ferrari bukanlah pabrikan mobil, melainkan tim balap yang membeli, menyiapkan, dan menerjunkan mobil balap Alfa Romeo untuk para pembalap. Pada tahun 1938, Alfa Romeo menarik operasional balapnya ke internal pabrik, yang membuat Enzo Ferrari akhirnya keluar untuk membangun mobilnya sendiri. Mobil pertama yang sepenuhnya menyandang nama Ferrari adalah Ferrari 125 S yang debut pada tahun 1947.

2. Debut F1 dan Kemenangan Perdana (1950 - 1960an) Ferrari melakukan debut Formula 1 pada balapan kedua dalam sejarah kejuaraan dunia, yaitu di Grand Prix Monako 1950. Kemenangan pertama tim ini diraih oleh pembalap Argentina, Froilán González, di Grand Prix Inggris 1951, mengalahkan dominasi Alfa Romeo. Setahun kemudian, Alberto Ascari mempersembahkan gelar Juara Dunia Pembalap pertama bagi Ferrari pada tahun 1952, dan mengulanginya pada 1953. Era 60-an ditandai dengan kemenangan John Surtees pada 1964, menjadikannya satu-satunya orang yang memenangi kejuaraan dunia di atas roda dua (MotoGP) dan roda empat (F1).

Advertisement

3. Era Niki Lauda dan Jody Scheckter (1970an) Setelah periode puasa gelar di awal 70-an, Ferrari bangkit di bawah kepemimpinan Luca di Montezemolo dan kecerdasan teknis Mauro Forghieri. Bersama pembalap Austria Niki Lauda, Ferrari mendominasi pertengahan 70-an, memenangi kejuaraan pada 1975 dan 1977. Jody Scheckter kemudian memenangi gelar juara dunia pada tahun 1979. Gelar ini secara mengejutkan menjadi gelar pembalap terakhir bagi Ferrari selama 21 tahun berikutnya.

4. Era Keemasan Michael Schumacher (1996 - 2006) Ini adalah periode paling dominan dalam sejarah Ferrari. Pada tahun 1996, Ferrari merekrut juara dunia ganda Michael Schumacher, serta mendatangkan arsitek kesuksesan dari Benetton: Jean Todt (Team Principal), Ross Brawn (Technical Director), dan Rory Byrne (Chief Designer). Setelah beberapa tahun membangun fondasi, "Dream Team" ini menciptakan dominasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Schumacher memenangi lima gelar Juara Dunia Pembalap secara beruntun dari tahun 2000 hingga 2004, sementara Ferrari memenangi enam gelar Konstruktor beruntun (1999-2004).

Advertisement

5. Gelar Kimi Räikkönen dan Masa Transisi (2007 - 2014) Setelah Schumacher pensiun (pertama kali), Kimi Räikkönen bergabung pada tahun 2007 dan langsung memenangi gelar Juara Dunia Pembalap pada balapan terakhir di Brasil. Ferrari juga memenangi gelar Konstruktor pada 2007 dan 2008. Sayangnya, gelar Räikkönen pada 2007 tetap menjadi gelar Juara Dunia Pembalap terakhir yang diraih Ferrari hingga hari ini. Era ini juga diwarnai oleh kegagalan dramatis Felipe Massa (2008) dan Fernando Alonso (2010, 2012) yang nyaris memenangi gelar namun kalah di balapan penutup musim.

6. Era Hibrida V6 dan Upaya Kebangkitan (2015 - 2023) Memasuki era mesin V6 turbo-hibrida, Ferrari berjuang melawan dominasi mutlak Mercedes. Kehadiran juara dunia empat kali Sebastian Vettel (2015-2020) sempat memberikan harapan, membuahkan pertarungan sengit memperebutkan gelar pada 2017 dan 2018, namun selalu berakhir dengan kekalahan di paruh kedua musim. Restrukturisasi internal terus terjadi, berpindah dari kepemimpinan Maurizio Arrivabene ke Mattia Binotto, hingga akhirnya diambil alih oleh Frédéric Vasseur pada 2023 yang berupaya merombak budaya kerja Maranello agar tidak terlalu reaktif dan menyalahkan individu.

Advertisement

7. Era Bintang Super dan Ambisi 2026 (2024 - Sekarang) Di bawah Vasseur, Ferrari melakukan kudeta terbesar di bursa transfer F1 modern dengan merekrut Lewis Hamilton untuk musim 2025 dan seterusnya. Menggabungkan Hamilton dan Charles Leclerc membentuk salah satu line-up paling kuat di grid. Kini, di musim 2026, dengan berlakunya regulasi sasis dan power unit yang benar-benar baru, Ferrari mengarahkan seluruh sumber daya, sejarah, dan ambisinya untuk mengakhiri puasa gelar dunia yang telah berlangsung selama hampir dua dekade.

Rekor dan Pencapaian Utama (Hingga 2026)

Sebagai tim paling bersejarah di F1, Ferrari memegang hampir semua rekor absolut di buku sejarah:

Advertisement
  • Juara Dunia Konstruktor: 16 kali (Terbanyak dalam sejarah)
  • Juara Dunia Pembalap: 15 kali (Terbanyak dalam sejarah)
  • Kemenangan Balapan (Grand Prix): Lebih dari 240 kemenangan
  • Pole Position: Lebih dari 250 pole
  • Lap Tercepat (Fastest Laps): Lebih dari 260
  • Balapan Terbanyak: Satu-satunya tim yang telah mengikuti lebih dari 1.000 Grand Prix.

BERITA TERBARU