SPONSORED

Pol Espargaro Ungkap Peran Acosta dan Marquez di Q2 Misano

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Pol Espargaro Ungkap Peran Acosta dan Marquez di Q2 Misano
TO NEWS OVERVIEW
Pol Espargaro follows MotoGP’s “present and future” at Misano © Gold and Goose

Pol Espargaro mengaku mendapat keberuntungan tak terduga saat berhasil menembus Q2 MotoGP Misano. Pembalap penguji KTM itu menyebut kehadiran Marc Marquez dan Pedro Acosta di depannya sebagai kunci penampilan gemilangnya. "Itu gila!" ujarnya antusias.

Kejutan di Sesi Kualifikasi

Espargaro, yang kembali mengisi kursi Tech3 menggantikan Maverick Vinales yang cedera, memang tampil mengejutkan. Pada dua balapan sebelumnya, ia hanya start dari posisi 21 dan 20. Namun di Misano, ia sukses mengamankan posisi sembilan di sesi latihan Jumat, hanya terpaut kurang dari 0,2 detik dari Pedro Acosta, pembalap KTM terdepan.

"Saat time-attack pertama, rasanya mustahil untuk memperbaiki. Saya bilang ke teknisi saya, Manu, 'Ini terasa sangat cepat dan berbahaya.' Saya merasa selalu di luar batas," kenang Espargaro. "Tapi kemudian saya kembali ke lintasan dengan Pedro di depan, dan berkat dia saya bisa melakukannya. Di depan Pedro ada Marc... Saya berkata, 'Ya Tuhan, selamatkan saya!' Dan akhirnya saya berhasil."

Marquez Siap Tantang Aprilia di Kandang MotoGP Misano 2026
Baca JugaMarquez Siap Tantang Aprilia di Kandang MotoGP Misano 2026

Manfaat Mengikuti Pembalap Lain

Espargaro menjelaskan bahwa manfaat mengikuti pembalap lain sangat bergantung pada siapa yang berada di depan. "Pedro adalah pembalap yang sangat terlambat mengerem, tetapi sangat mulus dan bagus dalam mengambil garis. Dia selalu mengerem di batas, jadi Anda tinggal meniru," jelasnya. "Jika Anda mengikuti pembalap yang mungkin membuat kesalahan, itu bisa merugikan. Seperti yang saya alami di Aragon. Saya mengikuti beberapa pembalap dan tidak bisa membuat lap yang baik sampai saya di belakang Fabio Quartararo. Dia mulus, mengerem di batas, membuka garis, dan sangat lembut dengan gas."

ADVERTISEMENT

"Saya tahu di belakang Pedro hari ini, saya bisa melakukannya. Dan ini berkat dia," tambahnya.

Perubahan Posisi Berkendara

Espargaro juga mengungkapkan perubahan signifikan pada posisi berkendara. "Kategori ini terus berubah setiap tahun, dan saya menyadari bahwa cara berkendara saya yang biasa tidak lagi berguna," ujarnya. "Saya menyadari ini di Aragon. Dari Aragon ke sini, saya mengubah spacer tangki untuk memposisikan saya sedikit lebih ke belakang. Ini pertama kalinya dalam karier saya melakukan hal seperti itu. Kami menyadari bahwa berkendara lebih ke belakang membantu pengereman dan traksi. Ini menunjukkan bahwa cara saya yang selalu memberi banyak tekanan di depan tidak lagi berguna. Anda perlu mengubah cara mengerem, membuka garis, dan berbelok."

Adaptasi dengan Paket Aero Baru

Perubahan pada paket aero KTM tahun ini juga memaksa Espargaro beradaptasi. "Dari tahun lalu ke tahun ini, kami mengurangi banyak downforce," ungkapnya. "Ini membuat saya harus mengubah gaya mengerem dan membuka garis. Tapi saya menikmatinya. Ini tantangan baru."

ADVERTISEMENT

Dengan hasil ini, Espargaro dipastikan start tidak lebih rendah dari posisi 12 di balapan Misano. Prestasi ini menjadi bukti bahwa adaptasi dan pengalaman tetap berbicara di level tertinggi.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU