Oscar Piastri harus puas start dari posisi ketiga pada Grand Prix Azerbaijan setelah kualifikasi yang menantang di Sirkuit Baku. Pembalap McLaren itu tertinggal hanya 0,001 detik dari Charles Leclerc yang menempati posisi kedua, namun jarak dengan peraih pole, George Russell, sangat mencolok: 0,838 detik. Mercedes tampil superior sepanjang akhir pekan, dengan Russell memuncaki semua sesi kecuali FP3 yang direbut Max Verstappen dengan selisih tipis 0,099 detik.
Piastri sempat memimpin sementara di Q3 setelah run pertama, tetapi tidak mampu membalas ketika Russell mencetak waktu 1 menit 42,526 detik. "Ya, ini bukan akhir pekan yang mudah di beberapa area. Kami tidak terlalu cepat," ujar Piastri. "Kami juga memakai cable ties di mobil sepanjang Jumat, yang tidak pernah menjadi pertanda baik. Jadi, ini sedikit rumit bagi kami."
Meski demikian, Piastri menegaskan bahwa timnya mengalami peningkatan performa saat kualifikasi, sebuah pola yang sudah beberapa kali terjadi musim ini. "Bukan pertama kalinya tahun ini kami sampai di kualifikasi, mengeluarkan semua bahan bakar, dan mobil tiba-tiba lebih hidup," jelasnya. "Jelas dibandingkan George dan Mercedes, kami masih jauh. Tapi ini bukan pertama kalinya di kualifikasi segalanya terlihat lebih cerah."

Hasil P3 menyamai pencapaian terbaik Piastri musim ini, setelah sebelumnya juga start dari posisi yang sama di Jepang dan Italia. Namun, ia mengakui bahwa menemukan jendela operasi mobil di sirkuit jalanan Baku tetap menjadi tantangan besar. "Saya rasa beberapa lap di sini dan sana cukup kuat, tapi di antaranya banyak yang tidak terlalu kuat," tambahnya. "Mobil kami membutuhkan hal-hal spesifik, dan mencoba menemukannya di sirkuit jalanan sangatlah sulit."
Kecepatan Mercedes yang mengesankan juga meredam ekspektasi Piastri untuk bersaing langsung di balapan. Ditanya apakah ia bisa melawan Russell, ia menjawab dengan nada bercanda, "Jika dia punya tow bar yang bisa saya kaitkan di belakang, mungkin! Tapi kita lihat saja apa yang bisa kami lakukan. Mercedes terlihat sangat cepat di sini, tapi saya pikir yang lain berada di paket yang mirip. Pace balapan kami kemarin terlihat bagus. Jadi saya pikir kami bisa bertahan dan bertarung di belakang George dan melihat pada lap berapa Kimi mulai melewati."
Rekan setim Piastri, Lando Norris, juga menyuarakan nada pesimistis serupa mengenai peluang McLaren. Meski demikian, performa solid Piastri di kualifikasi memberikan harapan bahwa McLaren bisa mengoptimalkan strategi balapan untuk meraih poin maksimal di Baku.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!