Advertisement Sportrik
15s

Perez Akui Ceroboh! Tabrak Bottas & Hancurkan Target Cadillac di China

Perez Akui Ceroboh! Tabrak Bottas & Hancurkan Target Cadillac di China
© XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - Pembalap Sergio Perez mengakui sepenuhnya kesalahan atas insiden tabrakan dengan rekan setimnya di Cadillac, Valtteri Bottas, pada lap awal Grand Prix China 2026 di Shanghai International Circuit.

Insiden tersebut terjadi pada Tikungan 4 ketika Perez mencoba menyalip Bottas dari sisi dalam setelah start balapan. Celah yang awalnya terlihat terbuka dengan cepat tertutup, menyebabkan kedua mobil Cadillac saling bersentuhan dan membuat Perez kehilangan kendali hingga berputar.

Setelah balapan, Perez langsung mengakui bahwa manuver tersebut sepenuhnya merupakan kesalahannya.

Kiamat Dominasi? Terbongkar Penyebab Red Bull & Verstappen Loyo di F1 2026
Baca JugaKiamat Dominasi? Terbongkar Penyebab Red Bull & Verstappen Loyo di F1 2026

“Itu sepenuhnya kesalahan saya. Saya melihat celah dan mencoba masuk, tetapi setelah melihat ulang situasinya, Valtteri tidak memiliki ruang untuk menghindar,” ujar Sergio Perez.

ADVERTISEMENT

Insiden tersebut berdampak besar terhadap jalannya balapan Perez. Putaran yang dialaminya membuatnya kehilangan banyak waktu serta posisi di lintasan, memaksanya menjalani sisa balapan dengan strategi pemulihan dari posisi belakang.

Meski demikian, pembalap asal Meksiko tersebut masih mampu kembali ke rombongan pembalap lainnya selama balapan berlangsung.

“Itu akhirnya merugikan balapan saya karena saya berputar dan kehilangan banyak waktu. Untungnya saya masih bisa kembali ke rombongan,” jelas Perez.

ADVERTISEMENT

Namun masalah lain muncul pada stint kedua ketika Perez mencoba menyalip Bottas menggunakan mode overtake yang bergantung pada energi baterai. Sistem energi mobilnya tiba-tiba kehilangan daya, membuatnya kehilangan beberapa detik penting di lintasan.

“Pada stint kedua saya hampir menyalip Valtteri dengan mode overtake aktif, tetapi baterainya hilang. Saya kehilangan sekitar lima detik, dan kemudian saya kehilangan lagi sekitar 15 hingga 20 detik,” tambahnya.

Meskipun balapan tidak berjalan sesuai harapan, Perez melihat sisi positif dari fakta bahwa kedua mobil Cadillac berhasil mencapai garis finis.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, tim masih perlu melakukan banyak penyesuaian teknis untuk meningkatkan performa mobil.

“Hal positifnya adalah kami menyelesaikan balapan dengan kedua mobil. Negatifnya, kami masih harus melakukan banyak penyesuaian di berbagai area agar tidak kehilangan posisi di lintasan,” jelas Perez.

Ia juga kembali menegaskan bahwa insiden dengan Bottas merupakan kesalahan penilaian dari dirinya sendiri.

ADVERTISEMENT

“Itu adalah perasaan terburuk bagi saya dan bagi tim. Untungnya tidak ada kerusakan besar. Insiden itu hanya kesalahan penilaian dari saya,” kata Perez.

Dalam situasi balapan tersebut, kedua pembalap Cadillac memang sempat bertarung langsung di lintasan setelah sejumlah tim mengalami masalah. Kedua mobil Aston Martin akhirnya gagal finis, sementara beberapa mobil lain juga mengalami masalah teknis.

Salah satu momen menarik yang terekam melalui kamera onboard Perez tetapi tidak ditayangkan dalam siaran utama adalah komentar radio yang bernada humor dari pembalap tersebut.

ADVERTISEMENT

Dalam percakapan dengan timnya, Perez sempat bercanda mengenai sistem energi mobil dengan referensi permainan video Mario Kart.

“Saya butuh jamur sekarang,” kata Perez sambil tertawa melalui radio tim.

Komentar tersebut merujuk pada item “mushroom” dalam permainan Mario Kart yang memberikan dorongan kecepatan instan kepada pemain. Candaan itu sekaligus menjadi sindiran terhadap regulasi Formula 1 2026 yang menempatkan peran besar pada sistem baterai dalam manuver menyalip.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, Perez memang sempat menyebut bahwa sistem overtaking pada era regulasi baru terasa “tidak alami” karena sangat bergantung pada manajemen energi listrik.

Di akhir balapan, Bottas berhasil finis di posisi ke-13, yang menjadi hasil terbaik bagi Cadillac dalam dua balapan pertama tim Amerika tersebut di Formula 1.

Perez sendiri menyelesaikan balapan di posisi ke-15, menjadi pembalap terakhir yang masuk klasifikasi hasil akhir.

Bottas mengungkapkan bahwa mobilnya juga mengalami kerusakan pada bagian lantai mobil akibat kontak dengan Perez pada awal balapan.

“Ada bagian besar lantai mobil yang hilang di sisi kiri, jadi itu tentu tidak membantu,” ujar Valtteri Bottas.

Meski demikian, Bottas tetap merasa puas dengan hasil tersebut karena Cadillac berhasil menyelesaikan balapan dengan kedua mobil hanya pada balapan kedua mereka di Formula 1.

“Saya sangat bangga dengan tim. Pada balapan kedua kami sudah hampir meraih poin. Memang banyak pembalap yang tidak finis, tetapi ini tetap hasil yang bagus untuk kami,” katanya.

Bottas juga mengakui bahwa Cadillac masih kekurangan kecepatan dibandingkan sebagian besar tim lain di grid.

Menurutnya, saat ini mereka hanya mampu bersaing secara langsung dengan tim seperti Aston Martin.

“Kami masih kekurangan kecepatan. Saat ini kami hanya bisa bertarung dengan Aston Martin, tetapi setidaknya kami bisa bersaing dengan mereka,” jelas Bottas.

Ia menambahkan bahwa peningkatan performa mobil akan menjadi kunci bagi Cadillac jika ingin bersaing dengan tim-tim papan tengah lainnya sepanjang musim Formula 1 2026.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU