Red Bull Ring menjadi saksi kebangkitan Pedro Acosta. Pembalap Red Bull KTM Factory Racing itu menutup sesi Practice MotoGP Austria 2026 sebagai yang tercepat dengan waktu 1’28.381, mengalahkan Fermin Aldeguer dan Ai Ogura. Marc Marquez dan Jorge Martin melengkapi lima besar.
Sejak awal sesi, Acosta langsung menunjukkan taringnya. Ia menjadi pembalap pertama yang menembus batas 1’29 dan sempat unggul empat persepuluh detik atas Fabio Quartararo. Dominasi ini menjadi sinyal bahwa KTM siap memberikan perlawanan sengit di kandang sendiri.
Memasuki pertengahan sesi, strategi ban menjadi kunci. Ban belakang soft mulai digunakan para pembalap. Jorge Martin sempat naik ke posisi kedua, begitu pula Luca Marini yang sempat menyodok ke depan. Acosta tak tinggal diam, ia terus memperbaiki catatan waktunya menjadi 1’28.507 dan kemudian 1’28.381.

Namun, sesi tidak berjalan mulus. Johann Zarco mengalami crash di tikungan 4, sementara Diogo Moreira dan Franco Morbidelli beberapa kali melebar. Moreira bahkan nyaris kehilangan kendali saat membuntuti Marc Marquez di slipstream. Insiden terbesar terjadi ketika Alex Marquez terjatuh keras di keluaran tikungan 1, memaksa bendera merah dikibarkan. Pembalap Gresini Racing itu kehilangan kendali dan motornya terpental, meninggalkan puing-puing di lintasan.
Setelah sesi dilanjutkan, pertarungan memperebutkan posisi langsung ke Q2 memanas. Martin yang memakai ban soft bekas berhasil menempel ketat Acosta. Marc Marquez juga masuk ke jajaran 1’28, begitu pula Ai Ogura yang terus melaju. Alex Marquez, meski sempat crash, mampu bangkit dan mencatatkan waktu kompetitif.
Pada akhirnya, Acosta tetap tak tersentuh. Fermin Aldeguer menjadi ancaman terdekat dengan selisih hanya 0,127 detik, disusul Ogura yang tertinggal 0,187 detik. Marc Marquez dan Martin masing-masing berada di posisi keempat dan kelima. Hasil ini memastikan sepuluh pembalap teratas mendapatkan tiket langsung ke Q2, sesuatu yang krusial di sirkuit sependek Red Bull Ring.
Bagi Acosta, ini adalah pembuktian bahwa ia mampu tampil konsisten di atas KTM RC16. Kemenangan di sesi latihan memang bukan jaminan, tetapi kecepatan yang ia tunjukkan memberi harapan besar bagi para penggemar KTM di Austria. Sementara itu, para rival seperti Ducati dan Aprilia harus bekerja ekstra untuk mengejar ketertinggalan sebelum kualifikasi dimulai.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!