MotoGP, Sportrik Media - Pedro Acosta dari Red Bull KTM Factory Racing mengakui menghadapi hari yang sulit pada sesi latihan Jumat MotoGP Spanyol 2026 di Jerez setelah masalah lama kembali muncul.
Pembalap Spanyol tersebut beberapa kali terlihat melakukan kesalahan saat pengereman dan melebar dari racing line, dengan indikasi utama terletak pada ketidakstabilan bagian belakang motor. Situasi ini menjadi perhatian karena masalah serupa diyakini telah diperbaiki selama periode musim dingin sebelum dimulainya musim 2026.

Acosta menjelaskan bahwa kendala tersebut terasa mirip dengan yang ia alami pada musim sebelumnya, dan kemungkinan dipengaruhi oleh karakteristik khusus sirkuit Jerez. Kondisi ini membuatnya kesulitan menjaga konsistensi performa sepanjang sesi latihan.

“Hari yang sulit, tentu saja,” ujar Acosta kepada MotoGP.com, seperti dilaporkan Crash.net.
“Hal seperti ini bisa terjadi, tetapi sekarang waktunya untuk memahami apa yang salah. Sulit dimengerti karena kami mengalami masalah yang sama seperti tahun lalu, jadi ini saatnya untuk analisis.”
Ia juga menyoroti bahwa aspek pengereman yang sebelumnya menjadi fokus peningkatan justru kembali menjadi titik lemah di Jerez.
“Cukup aneh karena stabilitas saat pengereman adalah hal yang kami tingkatkan selama musim dingin,” tambahnya.
Acosta mengindikasikan bahwa masalah tersebut mungkin bersifat spesifik terhadap lintasan, mengingat ia merasakan gejala serupa setiap kali tampil di Jerez sejak debutnya di MotoGP.
“Kami harus memahami mengapa hanya saya yang selalu merasakan hal ini di sirkuit ini sejak saya masuk MotoGP. Ini hanya soal waktu sebelum kami menyelesaikannya,” jelasnya.
Sementara itu, pembalap lain seperti Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing juga melaporkan munculnya kembali masalah lama di Jerez, meskipun ia tetap mampu finis di posisi tiga besar. Sebaliknya, Acosta hanya berada di posisi ke-15 dan gagal lolos langsung ke Q2.
Kondisi tersebut membuat Acosta harus melalui sesi Q1, dengan tingkat persaingan yang diperkirakan sangat ketat mengingat banyak pembalap cepat berada di luar 10 besar.
“Pertama-tama kami harus lolos dari Q1 ke Q2. Itu akan membuat segalanya lebih sulit karena banyak pembalap cepat berada di luar 10 besar,” katanya.
“Target utama adalah masuk Q2, lalu mencoba memaksimalkan posisi start sebaik mungkin.”
Dengan tantangan teknis yang kembali muncul, sesi kualifikasi akan menjadi krusial bagi Acosta untuk meminimalkan dampak terhadap hasil akhir. Upaya tim KTM dalam memahami dan mengatasi masalah tersebut akan menentukan sejauh mana pembalap muda ini dapat kembali kompetitif dalam lanjutan akhir pekan MotoGP Jerez 2026.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!