SPONSORED

Pecco Bagnaia Sebut Hujan Selamatkannya dari Masalah Ban Parah di Sepang

Notifikasi
Rifki Haryadi
Rifki Haryadi
0
Pecco Bagnaia Sebut Hujan Selamatkannya dari Masalah Ban Parah di Sepang
TO NEWS OVERVIEW
Pecco Bagnaia was sixth in the Sepang sprint © Gold and Goose

Sesi balapan pendek di Sirkuit Sepang menyisakan cerita pelik bagi Pecco Bagnaia yang mengaku sangat terbantu oleh kemunculan titik-titik air hujan di lintasan. Sang juara dunia dua kali tersebut harus berjuang keras di atas motor Ducati miliknya setelah mengalami keausan ban belakang yang luar biasa parah ketika balapan baru berjalan tiga putaran saja.

Pembalap asal Italia ini sebelumnya berharap bisa tampil jauh lebih kompetitif mengingat rekam jejak positifnya di Malaysia. Namun, akhir pekan ini berjalan di luar rencana setelah ia hanya mampu mengamankan posisi start ke-10 usai harus merangkak dari sesi Q1, sebelum akhirnya harus puas finis di posisi keenam dengan selisih waktu 8,3 detik dari pimpinan balapan.

Dilansir dari Crash.net, Bagnaia menjelaskan bahwa dirinya langsung kehabisan cengkeraman ban belakang secara drastis saat balapan baru menginjak lap ketiga, membuat turunnya hujan intermiten menjadi sebuah keberuntungan besar di tengah penderitaannya. Bagnaia mengungkapkan kepada Sky Italy bahwa ia harus melakukan hal-hal yang mustahil untuk mengendalikan motornya agar tidak semakin tertinggal jauh dari barisan depan.

Jack Miller Ungkap Alasan Marah di Pitlane dan Minta Maaf ke Tim
Baca JugaJack Miller Ungkap Alasan Marah di Pitlane dan Minta Maaf ke Tim

Analisis data menunjukkan bahwa masalah utama yang dihadapi Bagnaia musim ini adalah ban belakangnya yang terlalu banyak berputar atau spinning saat memasuki tikungan jika dibandingkan dengan para penunggang Desmosedici lainnya. Kondisi tersebut memicu gesekan berlebih yang membuat kompon ban langsung habis dalam sekejap, sebuah kendala teknis pelik yang belum sepenuhnya terpecahkan sejak paceklik kemenangan yang ia alami sejak GP Jepang tahun lalu.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, finis di posisi keenam dinilai sebagai sebuah kemajuan kecil di tengah tren negatif yang kerap menghantuinya belakangan ini. Bagnaia menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak ambil pusing soal rekor catatan waktu lap sirkuit yang masih ia pegang, sebab fokus utamanya saat ini adalah menemukan kembali sentuhan terbaik dan memahami batasan performa motornya di atas lintasan.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU