Juara dunia MotoGP dua kali, Francesco "Pecco" Bagnaia, menggebrak Sirkuit Imola dengan menjajal Lamborghini Temerario, supercar hybrid terbaru. Mengapa Pecco, pembalap Ducati, begitu terpukau? Apa rahasia di balik performa monster 10.000 RPM ini? Simak kisah eksklusifnya!
Bagnaia, bintang MotoGP 2025, melaju kencang di Sirkuit Imola, menguji Lamborghini Temerario, High Performance Electrified Vehicle (HPEV) terbaru. "Saya belum pernah merasakan yang seperti ini. Mencapai 10.000 RPM sungguh luar biasa," ujar Pecco, dikutip dari Motorsport.com. Kecepatan dan suara mesin V8 hybrid ini membuat pembalap asal Italia ini takjub. Sirkuit legendaris Imola menjadi saksi bagaimana Temerario menaklukkan lintasan dengan teknologi mutakhir.


Lamborghini Temerario, penerus Huracán, mengusung mesin V8 twin-turbo 4.0 liter dengan tiga motor listrik, menghasilkan tenaga lebih dari 900 hp. Bagnaia, yang terbiasa dengan Ducati Desmosedici GP25, menyebut pengalaman ini "tak tertandingi." Menurut postingan di X, @Lamborghini menegaskan bahwa Pecco langsung terpikat pada akselerasi dan handling mobil ini. Transisi mulus antara tenaga listrik dan mesin konvensional membuat Temerario unggul di tikungan tajam Imola.
Di tengah euforia ini, Bagnaia menghadapi musim MotoGP 2025 yang penuh drama. Setelah gagal finis di MotoGP Inggris akibat kecelakaan, Pecco tertinggal 68 poin dari Marc Marquez di klasemen. "Saya kesulitan dengan GP25," ungkapnya, merujuk pada masalah teknis Ducati Desmosedici GP25. Oleh karena itu, uji coba Temerario menjadi penyegaran baginya, menjelang seri Catalunya dan Sardegna yang krusial.
.webp)
Kolaborasi Bagnaia dengan Lamborghini menunjukkan sinergi antara MotoGP dan otomotif premium. Menurut @The_EV_Report, uji coba ini menegaskan posisi Temerario sebagai supercar masa depan. Selanjutnya, perhatian tertuju pada performa Pecco di sisa musim 2025. Akankah ia bangkit di Catalunya dan mengejar Marquez? Atau akan terus terpuruk seperti di Silverstone?
Cek Klasemen Terkini!
Pantau posisi Pecco Bagnaia dan rival-rivalnya di Klasemen MotoGP 2025 hanya di SPORTRIK!
Kegagalan di Inggris dan kehebohan di Imola menambah bumbu pada perjalanan Bagnaia di MotoGP 2025. Dengan Catalunya dan Sardegna di depan mata, tekanan semakin membesar. Bisakah Pecco memanfaatkan semangat dari Temerario untuk kembali ke podium? Ikuti terus berita terpanas motorsport hanya di SPORTRIK!
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Marco Bezzecchi
Aprilia Racing
|
56 |
|
2
|
|
Jorge Martin
Aprilia Racing
|
45 |
|
3
|
|
Pedro Acosta
Red Bull KTM Factory Racing
|
42 |
|
4
|
|
Fabio Di Giannantonio
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
37 |
|
5
|
|
Marc Marquez
Ducati Lenovo Team
|
34 |
|
6
|
|
Ai Ogura
Trackhouse MotoGP Team
|
33 |
|
7
|
|
Raul Fernandez
Trackhouse MotoGP Team
|
29 |
|
8
|
|
Alex Marquez
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
13 |
|
9
|
|
Brad Binder
Red Bull KTM Factory Racing
|
13 |
|
10
|
|
Franco Morbidelli
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
12 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Aprilia
|
64 |
|
2
|
|
Ducati
|
47 |
|
3
|
|
KTM
|
42 |
|
4
|
|
Honda
|
16 |
|
5
|
|
Yamaha
|
8 |
Baca Juga
Francesco Bagnaia hampir gagal lolos Q2 MotoGP COTA 2026 akibat masalah teknis, namun tetap optimistis menghadapi akhir pekan.
Starting grid Sprint MotoGP Amerika 2026 di COTA dipimpin Fabio Di Giannantonio, dengan Bezzecchi dan Acosta di baris depan.
Jadwal lengkap MotoGP Amerika 2026 di COTA dalam WIB serta cara menonton resmi, termasuk Sprint dan Grand Prix.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!