SPONSORED

Pecco Bagnaia Kritik Keputusan Lanjutkan Balapan Moto3 di MotoGP Malaysia 2025

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Pecco Bagnaia Kritik Keputusan Lanjutkan Balapan Moto3 di MotoGP Malaysia 2025
TO NEWS OVERVIEW
Juara dunia MotoGP dua kali, Pecco Bagnaia © GettyImages

MotoGP, Sportrik Media - Juara dunia MotoGP dua kali, Pecco Bagnaia, menyuarakan ketidaksetujuannya terhadap keputusan Dorna untuk melanjutkan balapan Moto3 di Sirkuit Sepang, Minggu, 26 Oktober 2025, pukul 18:17 WIB, setelah kecelakaan serius melibatkan dua pembalap. Juara dunia Moto3 2025, Jose Antonio Rueda, dan Noah Dettwiler dari Swiss terlibat tabrakan mengerikan saat sighting lap, memaksa keduanya dilarikan ke rumah sakit dengan helikopter.

 

Insiden terjadi ketika Dettwiler melaju lambat di garis balap dengan motor CIP KTM-nya, diduga akibat masalah teknis, dan Rueda yang melaju kencang menabrak dari belakang. Kedua pembalap mendapat perawatan medis di lintasan sebelum dievakuasi. Rueda dilaporkan mengalami patah tulang dan memar, namun kondisinya stabil, sementara kondisi Dettwiler masih belum jelas. Hal ini menyebabkan penundaan panjang jadwal Grand Prix Malaysia.

Yamaha Redam Ketegangan dengan Quartararo Jelang MotoGP Austria
Baca JugaYamaha Redam Ketegangan dengan Quartararo Jelang MotoGP Austria

 

ADVERTISEMENT

Balapan Moto3 akhirnya digelar dengan 10 lap dan dimenangi Taiyo Furusato (Honda Team Asia). Namun, Bagnaia, pembalap Ducati Lenovo, menilai keputusan ini keliru. “Pertama, pikiran saya untuk Rueda dan Dettwiler, yang pasti sedang kesulitan,” ujarnya kepada Sky Italia. “Rueda dilaporkan baik, hanya patah pergelangan dan memar, tapi Dettwiler belum ada kabar resmi. Ini sangat menakutkan. Mulai hari seperti ini bukan cara terbaik, apalagi memaksa anak-anak Moto3 balapan sprint 10 lap setelah kecelakaan seperti itu.”

 

Bagnaia, yang sebelumnya mengkritik situasi serupa pada GP Italia 2021 usai insiden fatal Jason Dupasquier, menekankan dampak psikologis bagi pembalap muda. Rekan setimnya, Marco Bezzecchi (Aprilia Racing), juga kecewa dengan kurangnya informasi sebelum balapan MotoGP 20 lap. “Sulit fokus setelah kejadian Moto3. Tidak adil kami naik motor tanpa tahu kondisi kedua pembalap yang dievakuasi helikopter,” keluhnya.

ADVERTISEMENT

 

Kritik ini memicu diskusi tentang protokol keselamatan MotoGP. Sportrik menganalisis bahwa kejadian ini menyoroti perlunya komunikasi yang lebih baik dan penilaian ulang jadwal, terutama demi kesejahteraan pembalap.

ADVERTISEMENT
Klasemen MOTOGP DRIVERS CHAMPIONSHIP
POS FOTO RIDER / TEAM PTS
0
Nicolo Bulega
Nicolo Bulega Pertamina Enduro VR46 Racing Team
0
0
Fermin Aldeguer
Fermin Aldeguer Pertamina Enduro VR46 Racing Team
0
1
Pecco Bagnaia
Pecco Bagnaia Aprilia Racing
0
5
Johann Zarco
Johann Zarco LCR Honda
0
10
Luca Marini
Luca Marini Red Bull KTM Tech3
0
20
Fabio Quartararo
Fabio Quartararo Honda Racing Team
0
23
Enea Bastianini
Enea Bastianini Superfile Trackhouse Racing
0
25
Raul Fernandez
Raul Fernandez Superfile Trackhouse Racing
0
28
Izan Guevara
Izan Guevara Pramac Yamaha
0
31
Pedro Acosta
Pedro Acosta Ducati Lenovo Team
0
Klasemen MOTOGP CONSTRUCTORS CHAMPIONSHIP
POS FOTO CONSTRUCTOR PTS
1
Aprilia
Aprilia
390
2
Ducati
Ducati
375
3
KTM
KTM
231
4
Honda
Honda
129
5
Yamaha
Yamaha
78

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU