WRC, Sportrik Media - Oliver Solberg menutup hari Jumat Safari Rally Kenya 2026 dengan keunggulan tipis hanya satu detik atas rekan setimnya di Toyota Gazoo Racing WRT, Sébastien Ogier, setelah pertarungan ketat sepanjang etape hari pertama penuh di reli legendaris Afrika tersebut.
Solberg sempat memimpin dengan selisih sekitar 30 detik sebelum mengalami kebocoran ban pada etape Geothermal kedua. Insiden tersebut memangkas keunggulannya secara drastis dan memungkinkan Ogier memperkecil selisih hingga hanya satu detik menjelang akhir hari. Pada etape Lolida 2, Ogier bahkan sempat menambah tiga persepuluh detik sebelum Solberg kembali menyamai selisih waktu tersebut pada etape terakhir hari itu.
“Saya mencoba yang terbaik. Sekarang saya sudah menemukan ritmenya, tetapi etape terakhir sangat licin,” kata Solberg.

“Itu tidak mudah sama sekali.”

Solberg juga menyoroti intensitas duel dengan Ogier di posisi terdepan. Pembalap muda Swedia itu mengakui rivalnya menjalani hari yang sangat kuat meskipun ia berusaha mengelola ritme reli dengan pendekatan yang lebih hati-hati.
“Saya pernah bertarung dengannya sebelumnya. Sekarang mungkin 1-0,” ujar Solberg.
“Dia menjalani hari yang luar biasa dan sangat mengesankan. Saya mencoba tetap cerdas dalam berkendara, tetapi mungkin terlalu berhati-hati dan kemudian mengalami kebocoran ban.”
Ogier sendiri mengaku puas dengan posisinya yang hanya terpaut satu detik dari pimpinan reli. Juara dunia delapan kali itu bahkan menilai memulai hari berikutnya dari posisi kedua bisa menjadi keuntungan strategis mengingat potensi perubahan kondisi lintasan.
“Hari ini berjalan baik. Saya sangat puas, dan sebenarnya lebih baik tidak memimpin malam ini,” kata Ogier.
“Kami tahu pada hari Sabtu biasanya hujan turun pada sore hari dan sering kali pembalap di belakang lebih kesulitan.”
Pemimpin klasemen sementara kejuaraan dunia, Elfyn Evans, berada sekitar 20 detik dari posisi terdepan menjelang etape Sabtu. Pembalap Wales tersebut mengalami masalah pada sistem pengereman di awal reli sehingga kesulitan menemukan keseimbangan mobil sepanjang hari.
Di belakangnya, Sami Pajari tampil impresif dengan mencatatkan waktu tercepat pada empat dari tujuh etape hari Jumat. Pembalap Finlandia tersebut menempati posisi keempat secara keseluruhan setelah menunjukkan konsistensi tinggi di lintasan yang terkenal berat.
Dominasi Toyota sempat terlihat ketika lima posisi teratas dikuasai pabrikan Jepang tersebut. Namun pada etape menjelang akhir hari, dua pembalap Hyundai Shell Mobis WRT, Thierry Neuville dan Adrien Fourmaux, berhasil menyalip Takamoto Katsuta untuk masuk ke posisi enam besar.
Katsuta sendiri kehilangan waktu akibat dua kebocoran ban depan pada etape pembuka sesi sore sehingga harus mengadopsi pendekatan lebih konservatif pada sisa etape hari tersebut.
Safari Rally Kenya diperkirakan akan menghadapi kondisi yang lebih menantang pada hari Sabtu, dengan prakiraan hujan di wilayah utara Nakuru. Etape legendaris seperti Sleeping Warrior akan menjadi bagian penting dari rute reli, yang berpotensi mengubah klasemen secara signifikan dalam perebutan kemenangan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!