Raksasa pakaian olahraga asal Amerika Serikat, Nike, dikabarkan bersiap untuk membuat gebrakan besar kembali ke ajang balap jet darat Formula 1 setelah absen panjang sejak era kejayaan Michael Schumacher berakhir pada tahun 2002 silam.
Spekulasi kepulangan merek berlogo centang ini menguat setelah penunjukkan direksi baru yang memiliki keterkaitan erat dengan LVMH, konglomerat mewah yang baru saja mengamankan kontrak kemitraan global berdurasi sepuluh tahun dengan Formula 1 mulai musim 2025 mendatang.
Sosok kunci di balik rumor panas ini adalah Alexandre Arnault, yang resmi bergabung dengan jajaran direksi Nike pada pertengahan September lalu, sembari tetap mempertahankan posisinya sebagai wakil CEO Moet Hennessy di bawah payung besar LVMH.

Sejarah manis Nike di ajang Formula 1 sebelumnya sangat lekat dengan Michael Schumacher, yang menjalin kesepakatan endorsement personal pada tahun 1996 ketika sang legenda Jerman tersebut memutuskan pindah membela panji Ferrari.
Dilansir dari Motorsport.com, kemitraan historis tersebut melahirkan sepatu ikonik Nike Air Zoom Schu yang sangat digemari oleh sang juara dunia tujuh kali sebelum akhirnya kerja sama terhenti pada tahun 2002 ketika Ferrari beralih rekanan apparel resmi.




Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!