Nicolo Bulega mengalami kecelakaan saat menjalani tes privat MotoGP di Sirkuit Mugello. Insiden tersebut terjadi pada hari kedua tes, tepatnya di tikungan Arrabbiata 2, ketika ia terjatuh akibat highside yang membuatnya terlempar dari motor. Akibatnya, pembalap Italia itu harus dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk menjalani pemeriksaan.
Bulega sendiri sedang mempersiapkan diri untuk debut di MotoGP musim depan bersama tim VR46. Ia telah dipercaya oleh Ducati untuk mengembangkan motor 850cc yang akan digunakan mulai 2027. Kesempatan ini memberinya keuntungan besar karena ia sudah bisa beradaptasi dengan motor sebelum tes pramusim resmi di Valencia nanti. Namun, insiden di Mugello menjadi pukulan kecil dalam persiapan tersebut.
Kecelakaan yang terjadi sekitar tengah hari itu membuat Bulega kehilangan waktu berharga di lintasan. Highside di Arrabbiata 2—salah satu tikungan paling menantang di Mugello—cukup keras hingga ia harus mendapat perawatan intensif. Setelah diperiksa di rumah sakit, tim medis memastikan tidak ada fraktur atau cedera serius. Meski demikian, ia mengalami memar di beberapa bagian tubuh akibat benturan.

Pihak rumah sakit kemudian membolehkannya pulang, tetapi Bulega tidak kembali ke sirkuit. Ia memilih mengakhiri sesi tes lebih awal dan fokus pada pemulihan. Keputusan ini diambil untuk mencegah risiko lebih lanjut, mengingat jadwal padat yang menantinya, termasuk kemungkinan tampil di tes resmi MotoGP di Red Bull Ring pada 21 September mendatang.
Namun, kehadiran Bulega di tes tersebut kini diragukan. Ducati berencana menurunkan Marc Marquez dan Fermin Aldeguer, sementara Bulega kemungkinan absen karena kondisi fisiknya. Meski begitu, perannya dalam pengembangan motor 850cc tetap krusial. Ducati sangat mengandalkan umpan balik dari pembalap yang saat ini memimpin klasemen WorldSBK dengan dominan.
Dalam perannya sebagai pembalap penguji, Bulega telah mengungkapkan kekagumannya pada motor 850cc. Ia juga merasa nyaman dengan ban Pirelli yang menjadi pemasok di WorldSBK, sehingga adaptasinya lebih mudah. Kombinasi ini membuatnya menjadi aset berharga bagi Ducati dalam menyambut era baru MotoGP.
Lompatan karier Bulega memang luar biasa. Setelah terakhir kali membalap di Moto2 dan Moto3 bersama tim Valentino Rossi, kini ia kembali ke panggung grand prix dengan status pembalap MotoGP. Insiden di Mugello tidak boleh mengendurkan semangatnya, karena masa depan cerah sudah menantinya di lintasan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!