Motorsport, Sportrik Media - Nicolas Hamilton mengumumkan langkah terbesar dalam karier balapnya setelah dipastikan bergabung dengan Team VERTU untuk musim British Touring Car Championship (BTCC) 2026.
Pembalap asal Inggris tersebut, yang juga merupakan saudara dari juara dunia tujuh kali Formula 1 Lewis Hamilton, telah membangun reputasi tersendiri di dunia motorsport meski menghadapi kondisi cerebral palsy. Ia sebelumnya berkompetisi di ajang Renault Clio UK Cup sebelum melanjutkan kariernya di BTCC sejak 2019, dengan total enam musim partisipasi hingga 2025, hanya absen pada musim 2024.
Selama kiprahnya di BTCC, Hamilton mencatatkan dua kali finis dalam posisi poin, dengan hasil terbaik berupa posisi keenam di Donington Park pada musim 2023. Ia juga telah mengendarai berbagai jenis mobil touring, termasuk Seat Leon, Volkswagen, Ford Focus, serta Audi S3 Saloon, menunjukkan adaptasi teknis yang luas terhadap karakteristik kendaraan berbeda.

Untuk musim 2026, Hamilton akan mengendarai Hyundai i30 Fastback N Performance yang disiapkan oleh tim, dengan dukungan sponsor dari Draper Tools. Team VERTU sendiri merupakan identitas baru dari EXCELR8 Motorsport, tim yang saat ini berstatus juara bertahan di BTCC dan memiliki struktur teknis yang kompetitif.
Komposisi tim yang kuat menjadi salah satu faktor penting dalam langkah ini. Hamilton akan berbagi garasi dengan juara bertahan Tom Ingram, serta pembalap berpengalaman seperti Ricky Collard dan Tom Chilton, yang telah mencatatkan 18 kemenangan dalam sejarah BTCC.
Melalui pengumuman resminya di media sosial, Hamilton menyebut kepindahan ini sebagai tonggak penting dalam perjalanan kariernya. Bergabung dengan tim juara bertahan memberikan peluang signifikan untuk meningkatkan performa dan konsistensi hasil, terutama dengan dukungan teknis yang lebih stabil dibandingkan periode sebelumnya.
Secara kompetitif, perpindahan ini juga menempatkan Hamilton dalam lingkungan yang lebih terstruktur, dengan akses ke data, pengembangan mobil, serta pengalaman tim yang telah terbukti di level tertinggi BTCC. Hal ini berpotensi memberikan dampak langsung terhadap performanya sepanjang musim 2026.
Menjelang dimulainya musim BTCC 2026, perhatian akan tertuju pada bagaimana Hamilton memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan performa dan memperkuat posisinya di grid, dalam upaya mencapai hasil yang lebih konsisten di tengah persaingan ketat kejuaraan touring Inggris.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!