Cuaca kembali menjadi biang keladi di Milwaukee Mile. Gara 1 IndyCar yang semula dijadwalkan Sabtu malam waktu setempat harus ditunda untuk kedua kalinya akibat hujan deras yang mengguyur sirkuit. Padahal, balapan sempat dimulai dengan satu jam keterlambatan, namun akhirnya dihentikan permanen pada lap ke-91 karena trek tak layak.
Tim penyelenggara sempat mencoba mengulang balapan pada Minggu siang, tetapi hujan kembali turun dan memaksa mereka mengubah total jadwal akhir pekan. Kini, Gara 1 akan digelar pada tengah malam nanti, justru setelah IndyCar menuntaskan Gara 2 yang tetap berjalan sesuai rencana pada pukul 19:15 waktu setempat.
Keputusan ini tentu menguji kesabaran para penggemar dan tim. Namun, ada satu hal yang membuat penantian itu terasa sepadan: Alex Palou akan memulai Gara 2 dari posisi terdepan dan punya peluang besar untuk memastikan gelar juara secara matematis, mengalahkan saingan terdekatnya, Kyle Kirkwood.

Bagi pembalap asal Spanyol itu, jika berhasil meraih kemenangan atau finis di depan Kirkwood, maka ia akan mengunci gelar kelima sepanjang kariernya, sekaligus yang keempat secara beruntun. Prestasi yang nyaris sempurna di tengah musim yang penuh drama.
Dengan format balapan ganda yang tidak biasa ini, strategi tim akan menjadi kunci. Gara 2 yang lebih dulu berlangsung bisa mengubah kondisi trek dan memberikan gambaran penting bagi Gara 1 yang digelar di malam hari. Situasi ini juga mengingatkan betapa rentannya balapan di sirkuit oval terhadap perubahan cuaca yang ekstrem.
Semua mata kini tertuju pada bagaimana Palou mengelola tekanan di Gara 2. Jika ia berhasil tampil konsisten, maka Gara 1 tinggal menjadi formalitas untuk merayakan mahkota juara. Namun, jika Kirkwood mampu memberikan perlawanan, kejutan masih mungkin terjadi.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!