SPONSORED

Ducati Kian Bergantung pada Marquez, Absennya Bagnaia Jadi Sorotan

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Ducati Kian Bergantung pada Marquez, Absennya Bagnaia Jadi Sorotan
TO NEWS OVERVIEW
Ducati Kian Bergantung pada Marquez, Absennya Bagnaia Jadi Sorotan

Kejuaraan MotoGP 2026 mulai menunjukkan wajah aslinya. Setelah seri Aragon, persaingan mengerucut dan hanya menyisakan tiga nama: Jorge Martin, Marc Marquez, dan Marco Bezzecchi. Tiga pembalap yang sejak awal diprediksi akan bertarung hingga akhir musim kini benar-benar menjadi aktor utama.

Di Aragon, Marquez melakukan tugasnya dengan sempurna. Raihan 37 poin penuh, ditambah performa Martin yang jauh dari kata ideal, membuat jarak di klasemen menyusut drastis. Kini selisihnya hanya 19 poin, turun drastis dari sebelumnya yang sempat melebar. Ini sinyal kuat bahwa pertarungan gelar masih sangat terbuka.

Sementara itu, Bezzecchi punya alasan tersendiri untuk tersenyum. Berkat rentetan finis ketiga yang konsisten, pembalap Italia itu kini hanya tertinggal 24 poin dari Martin. Dan dengan Misano di depan mata, peluang Bezzecchi untuk memanfaatkan faktor kandang tentu bukan sekadar mimpi.

Marquez Akui 'Kesalahan Besar' yang Hampir Merusak Kemenangan MotoGP Aragon
Baca JugaMarquez Akui 'Kesalahan Besar' yang Hampir Merusak Kemenangan MotoGP Aragon

Yang menarik, persaingan kini berubah menjadi duel dua melawan satu: Aprilia dengan dua pembalap tajamnya melawan Ducati yang hanya mengandalkan satu. Sayangnya, yang satu itu bukan Francesco Bagnaia. Penampilan Pecco musim ini benar-benar mengecewakan, bahkan bisa dibilang tidak bisa dimaafkan. Padahal pada 2022, Ducati pernah membantunya merebut gelar pertamanya dengan cara yang sangat mudah, meski Pecco sendiri kerap melakukan kesalahan besar.

ADVERTISEMENT

Kini, lima tahun berselang, Pecco tidak mampu membalas budi. Ducati justru mendapat bantuan tak terduga dari Pedro Acosta, yang tampil gemilang sebagai runner-up di Aragon dan secara efektif menghalau rival-rival Marquez. Pembalap KTM itu memang sudah seperti rekan setim Marquez lebih awal, dan pada 2027 nanti ia diprediksi akan menjadi ancaman serius di papan atas.

Klasemen MotoGP 2026 kini memasuki fase krusial. Akankah Marquez mampu mengejar Martin? Atau justru Bezzecchi yang memanfaatkan momentum? Satu hal yang pasti, Bagnaia harus segera bangkit jika tidak ingin namanya terus menjadi bahan perbincangan negatif di paddock.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU