SPONSORED

Christian Rasmussen Incar Pengulangan Kemenangan Milwaukee demi Bonus ECR

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Christian Rasmussen Incar Pengulangan Kemenangan Milwaukee demi Bonus ECR
TO NEWS OVERVIEW
Rasmussen was 13th quick before his Friday practice crash. Photo: Kevin Dejewski

Christian Rasmussen tiba di Milwaukee Mile dengan misi yang jelas: mengulang keajaiban musim lalu sekaligus mengamankan masa depan finansial timnya. Kemenangan pertamanya di IndyCar terjadi di sirkuit yang sama tahun lalu, sebuah momen yang menjadi titik terang di tengah musim keduanya yang sulit. Kini, pembalap asal Denmark itu menghadapi tekanan berbeda—bukan hanya soal prestasi, tetapi juga kelangsungan operasional tim.

Musim 2025 menjadi ujian berat bagi Christian Rasmussen. Dari 15 balapan yang sudah berjalan, ia mencatatkan tujuh kali gagal finis dan dua kali finis di luar lap pemimpin. Hasil tersebut membuat mobil #21 milik Ed Carpenter Racing (ECR) terlempar ke posisi 22 klasemen, tepat berada di garis batas zona Leaders' Circle. Posisi ini krusial karena menentukan besaran bonus tahunan dari seri balap.

Leaders' Circle adalah program yang memberikan insentif finansial bagi tim yang finis di 22 besar klasemen akhir. Jika Rasmussen gagal mempertahankan posisinya, ECR berpotensi kehilangan dana sekitar US$1,7 juta—angka yang sangat berarti bagi tim beranggaran terbatas seperti mereka. Ketatnya persaingan di paruh akhir musim membuat Rasmussen sadar bahwa setiap poin teramat berharga.

Zak Brown Ungkap Alasan Pilih IndyCar Washington daripada GP Belanda
Baca JugaZak Brown Ungkap Alasan Pilih IndyCar Washington daripada GP Belanda

Menjelang akhir pekan di Milwaukee, Rasmussen mengungkapkan optimismenya untuk kembali tampil kompetitif. "Jika Anda bertanya akhir tahun lalu, di mana saya ingin ada balapan ganda? Saya mungkin akan menjawab Milwaukee Mile," ujarnya. "Ini trek tempat saya menang, tempat kami tampil terbaik. Saya sangat antusias. Ada banyak potensi untuk kami jalani akhir pekan yang hebat. Kalau tidak bisa menang di balapan pertama, masih ada kesempatan di balapan kedua."

ADVERTISEMENT

Sang pembalap juga blak-blakan soal target utama sisa musim. "Permainan saya sekarang adalah mengumpulkan poin sebanyak mungkin," tegasnya. "Kami sering berada dalam situasi kurang beruntung tahun ini—gagal mekanis, terlibat kesalahan orang lain, dan hal-hal semacam itu. Itu terus menjatuhkan kami. Sekarang kami berada di dasar klasemen dan berjuang untuk uang Leaders' Circle. Target kami jelas: bawa mobil ini aman ke dalam zona tersebut."

Namun, kabar buruk datang dari sesi latihan pertama yang berlangsung Jumat. Rasmussen terlibat insiden dan tim tengah mengevaluasi kemungkinan menggunakan sasis cadangan untuk sisa akhir pekan. Situasi ini tentu menambah pekerjaan rumah bagi mekanik ECR yang sudah disibukkan dengan persiapan balapan ganda di Milwaukee.

Meski demikian, Rasmussen tetap punya alasan untuk percaya diri. Performa kuatnya di Milwaukee tahun lalu—yang berujung podium tertinggi—menunjukkan bahwa ia mampu tampil maksimal di sirkuit bergelombang dengan karakteristik banking yang unik ini. Jika ia bisa menemukan kembali ritme tersebut, bukan tidak mungkin ia kembali menjadi protagonis di akhir pekan yang menentukan ini.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU