Monza, 6 September 2025 — Grand Prix Italia akhir pekan ini diprediksi akan menjadi ajang duel sengit antara Mercedes dan Ferrari. Belum ada tanda-tanda siapa yang lebih unggul, baik untuk kualifikasi maupun balapan.
Di sesi latihan bebas pertama (FP1), Charles Leclerc sukses menjadi yang tercepat untuk Ferrari. Namun, pada FP2 yang dianggap lebih representatif, George Russell membalas untuk Mercedes dengan mencatatkan waktu terbaik.
Yang paling menarik justru terjadi pada simulasi balapan (long run) di akhir FP2. Ini biasanya menjadi indikator penting untuk melihat potensi kecepatan balapan pada hari Minggu. Namun, hasilnya justru membuat segalanya semakin tidak jelas.

Setelah disesuaikan dengan panjang stint dan kompon ban yang berbeda, performa Ferrari dan Mercedes nyaris identik. Lewis Hamilton dan Leclerc memiliki kecepatan yang sama persis (+0.00 detik), sementara Russell hanya terpaut dua per seratus detik per lap. Bahkan pemimpin klasemen sementara, Andrea Kimi Antonelli, hanya tertinggal 0.04 detik per lap.
Perbedaan Manajemen Energi Jadi Kunci?
Dengan trek lurus yang panjang dan tikungan yang relatif sedikit di Monza, manajemen energi memegang peranan penting. Kedua tim terdepan tampaknya mengambil pendekatan yang sedikit berbeda: Mercedes lebih cepat di awal lap, sedangkan Ferrari mampu mengejar di sektor akhir.
Russell mencatatkan waktu 27.044 detik di sektor pertama, hanya kalah dari Pierre Gasly (27.039 detik). Sementara itu, Ferrari kehilangan sekitar 1,5 hingga 2 persepuluh detik di sektor ini, dengan Hamilton mencatat 27.174 detik dan Leclerc 27.259 detik. Di sektor kedua, Mercedes juga menjadi yang tercepat dengan 27.784 detik, unggul sekitar sepersepuluh detik atas Ferrari (27.874 detik). Namun, di sektor ketiga, justru Leclerc yang tampil impresif dengan 27.546 detik, sekitar dua persepuluh detik lebih cepat dari Russell (27.721 detik).
Tampaknya Mercedes sedikit memaksimalkan performa di awal lap, sementara Ferrari menutup kelemahan di akhir lap. Lantas, siapa yang lebih diunggulkan untuk kualifikasi dan balapan? Semuanya masih sangat terbuka. Jarak antar pembalap sangat tipis, dan kesalahan sekecil apa pun bisa berakibat fatal di barisan depan.
McLaren Kesulitan, Red Bull di Luar Persaingan
Satu hal yang mulai jelas: Mercedes dan Ferrari kemungkinan besar akan bersaing ketat untuk posisi teratas. McLaren tertinggal sekitar 4 persepuluh detik dalam satu putaran di FP2, meski Lando Norris hanya terpaut 0.19 detik per lap dalam simulasi balapan.
Monza memang tampaknya tidak cocok untuk mobil MCL40 yang lebih unggul di sirkuit dengan tikungan rapat seperti Budapest dan Zandvoort. McLaren justru tampil baik di sektor kedua, tetapi kehilangan banyak waktu di sektor akhir. Sementara itu, Red Bull tampaknya sudah di luar persaingan untuk kemenangan, menambah daftar panjang kesulitan mereka musim ini.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!