Andrea Kimi Antonelli, pembalap muda Mercedes, akan menggunakan suspensi lama pada Grand Prix Hungaria akhir pekan ini. Langkah ini diambil untuk mengatasi penurunan performa Antonelli di musim Formula 1 2025, berdasarkan analisis mendalam dari tim teknis.
Mercedes memutuskan mengembalikan spesifikasi suspensi yang digunakan di awal musim, saat tim menjadi penantang terdekat McLaren. Perubahan ini diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan diri Antonelli, yang hanya mencetak poin sekali dalam tujuh balapan terakhir.
Penyebab Penurunan Performa
Antonelli memulai musim dengan gemilang, meraih lima kali finis poin dalam enam balapan awal, termasuk pole position di sprint Miami. Namun, performanya menurun sejak perubahan suspensi diterapkan di Imola. Menurut Antonelli, suspensi baru tidak cocok dengan gaya mengemudinya yang agresif, menyebabkan mobil sulit diprediksi. “Saya membuat mobil semakin tidak stabil,” ujarnya. “Setiap kali saya mendorong lebih keras, saya kehilangan kepercayaan diri karena mobil tidak memberikan sinyal yang jelas.”

Sebaliknya, rekan setimnya, George Russell, lebih mudah beradaptasi dengan suspensi baru berkat gaya mengemudi yang berbeda. Antonelli mengakui bahwa ia gagal menyesuaikan gaya mengemudinya, yang memperburuk performa di lintasan Eropa.
Strategi Perbaikan di Hungaroring
Untuk mengatasi masalah ini, Mercedes memutuskan mengembalikan suspensi lama yang terbukti efektif di awal musim. “Saya berharap ini mengembalikan rasa percaya diri saya,” kata Antonelli. Perubahan ini juga diterapkan pada mobil Russell, yang sebelumnya memenangkan balapan di Kanada. Langkah ini menunjukkan komitmen tim untuk memaksimalkan potensi kedua pembalap di sirkuit Hungaroring, yang dikenal menantang karena karakteristik tikungannya.
Antonelli juga merefleksikan akhir pekan yang mengecewakan di Spa, di mana ia tersingkir di Q1 untuk sprint dan grand prix. “Saya menyadari saya tidak tampil maksimal,” ungkapnya. Pengalaman tersebut mendorongnya untuk bekerja lebih keras dan menetapkan target yang jelas.
Dukungan dari Lewis Hamilton
Lewis Hamilton, yang kini membela Ferrari, turut memberikan dukungan kepada Antonelli. “Dia selalu bisa mengandalkan saya,” kata Hamilton, menunjukkan solidaritas kepada pembalap muda yang sedang berjuang.
Dengan perubahan suspensi ini, Antonelli optimistis dapat kembali bersaing di posisi terdepan. Saat ini, ia berada di peringkat ketujuh klasemen pembalap, sementara Russell di posisi keempat. Persaingan gelar juara didominasi oleh duo McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri. Keberhasilan strategi Mercedes di Hungaria dapat menjadi titik balik bagi Antonelli untuk mengembalikan performa terbaiknya.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Andrea Kimi Antonelli
Mercedes
|
100 |
|
2
|
|
George Russell
Mercedes
|
80 |
|
3
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
63 |
|
4
|
|
Lando Norris
McLaren
|
51 |
|
5
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
49 |
|
6
|
|
Oscar Piastri
McLaren
|
43 |
|
7
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
26 |
|
8
|
|
Oliver Bearman
Haas F1 Team
|
17 |
|
9
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
16 |
|
10
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
10 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
98 |
|
2
|
|
Ferrari
|
67 |
|
3
|
|
McLaren
|
18 |
|
4
|
|
Haas F1 Team
|
17 |
|
5
|
|
Racing Bulls
|
12 |
|
6
|
|
Red Bull
|
12 |
|
7
|
|
Alpine F1 Team
|
10 |
|
8
|
|
Audi
|
2 |
|
9
|
|
Williams
|
2 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
0 |
Andrea Kimi Antonelli, pembalap muda Mercedes, akan menggunakan suspensi lama pada Grand Prix Hungaria akhir pekan ini. Langkah ini diambil untuk mengatasi penurunan performa Antonelli di musim Formula 1 2025, berdasarkan analisis mendalam dari tim teknis.
Mercedes memutuskan mengembalikan spesifikasi suspensi yang digunakan di awal musim, saat tim menjadi penantang terdekat McLaren. Perubahan ini diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan diri Antonelli, yang hanya mencetak poin sekali dalam tujuh balapan terakhir.
Penyebab Penurunan Performa
Antonelli memulai musim dengan gemilang, meraih lima kali finis poin dalam enam balapan awal, termasuk pole position di sprint Miami. Namun, performanya menurun sejak perubahan suspensi diterapkan di Imola. Menurut Antonelli, suspensi baru tidak cocok dengan gaya mengemudinya yang agresif, menyebabkan mobil sulit diprediksi. “Saya membuat mobil semakin tidak stabil,” ujarnya. “Setiap kali saya mendorong lebih keras, saya kehilangan kepercayaan diri karena mobil tidak memberikan sinyal yang jelas.”

Sebaliknya, rekan setimnya, George Russell, lebih mudah beradaptasi dengan suspensi baru berkat gaya mengemudi yang berbeda. Antonelli mengakui bahwa ia gagal menyesuaikan gaya mengemudinya, yang memperburuk performa di lintasan Eropa.
Strategi Perbaikan di Hungaroring
Untuk mengatasi masalah ini, Mercedes memutuskan mengembalikan suspensi lama yang terbukti efektif di awal musim. “Saya berharap ini mengembalikan rasa percaya diri saya,” kata Antonelli. Perubahan ini juga diterapkan pada mobil Russell, yang sebelumnya memenangkan balapan di Kanada. Langkah ini menunjukkan komitmen tim untuk memaksimalkan potensi kedua pembalap di sirkuit Hungaroring, yang dikenal menantang karena karakteristik tikungannya.
Antonelli juga merefleksikan akhir pekan yang mengecewakan di Spa, di mana ia tersingkir di Q1 untuk sprint dan grand prix. “Saya menyadari saya tidak tampil maksimal,” ungkapnya. Pengalaman tersebut mendorongnya untuk bekerja lebih keras dan menetapkan target yang jelas.
Dukungan dari Lewis Hamilton
Lewis Hamilton, yang kini membela Ferrari, turut memberikan dukungan kepada Antonelli. “Dia selalu bisa mengandalkan saya,” kata Hamilton, menunjukkan solidaritas kepada pembalap muda yang sedang berjuang.
Dengan perubahan suspensi ini, Antonelli optimistis dapat kembali bersaing di posisi terdepan. Saat ini, ia berada di peringkat ketujuh klasemen pembalap, sementara Russell di posisi keempat. Persaingan gelar juara didominasi oleh duo McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri. Keberhasilan strategi Mercedes di Hungaria dapat menjadi titik balik bagi Antonelli untuk mengembalikan performa terbaiknya.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Andrea Kimi Antonelli
Mercedes
|
100 |
|
2
|
|
George Russell
Mercedes
|
80 |
|
3
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
63 |
|
4
|
|
Lando Norris
McLaren
|
51 |
|
5
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
49 |
|
6
|
|
Oscar Piastri
McLaren
|
43 |
|
7
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
26 |
|
8
|
|
Oliver Bearman
Haas F1 Team
|
17 |
|
9
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
16 |
|
10
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
10 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
98 |
|
2
|
|
Ferrari
|
67 |
|
3
|
|
McLaren
|
18 |
|
4
|
|
Haas F1 Team
|
17 |
|
5
|
|
Racing Bulls
|
12 |
|
6
|
|
Red Bull
|
12 |
|
7
|
|
Alpine F1 Team
|
10 |
|
8
|
|
Audi
|
2 |
|
9
|
|
Williams
|
2 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
0 |
Baca Juga
Fernando Alonso mengungkap pertimbangan besar terkait masa depannya di Formula 1 di tengah sulitnya musim Aston Martin 2026.
James Hinchcliffe membela Lewis Hamilton setelah pembalap Ferrari itu mengeluhkan perbedaan besar antara simulator dan mobil asli Formula 1.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!