Alex Brundle melontarkan peringatan keras: jika McLaren mampu membawa performa kemenangannya ke Monza dan seri-seri berikutnya, maka Mercedes bisa menghadapi "masalah besar". Pernyataan ini muncul setelah Lando Norris meraih kemenangan keduanya secara beruntun di GP Belanda 2026, mengungguli duo Mercedes, Kimi Antonelli dan George Russell.
Di Zandvoort, Norris tampil impresif dengan memanfaatkan upgrade terbaru McLaren. Ia memenangi balapan yang kacau dengan keunggulan 11,5 detik atas Antonelli. Kemenangan ini mempertegas bahwa McLaren kini berada dalam performa terbaiknya, dan Brundle menilai sirkuit-sirkuit berikutnya akan menjadi ujian sesungguhnya.
"Kita baru saja meninggalkan dua sirkuit yang kurang menuntut energi, berbeda dengan saat Mercedes mendominasi di Silverstone dan kuat di Spa," ujar Brundle kepada F1 TV. "Akan ada sirkuit-sirkuit seperti itu ke depan, dan efeknya belum hilang. Akan menarik melihat bagaimana performa McLaren ini berlanjut ke Monza. Jika di sana juga sama, maka menurut saya Mercedes punya masalah di tangan mereka."

Menariknya, mantan pembalap F1 Jolyon Palmer punya pandangan berbeda. Ia yakin Mercedes tidak akan terlalu khawatir dengan kebangkitan Norris. Pasalnya, tim asal Brackley itu dijadwalkan membawa paket upgrade besar di GP Azerbaijan.
"Secara alami, lapangan akan merapat sejak Melbourne, dan itu terjadi dengan Ferrari, McLaren, dan Red Bull yang juga membawa upgrade," jelas Palmer. "Mercedes sempat menjauh lagi di Kanada, itu satu-satunya upgrade besar mereka. Saya dengar Baku akan menjadi kesempatan besar mereka. Monza jelas sirkuit yang tidak biasa, mungkin cocok untuk mereka. Lalu Madrid, yang tidak diketahui semua orang. Jadi Baku adalah target mereka."
Palmer juga menilai peluang Norris untuk merebut gelar juara dunia masih sangat tipis. "Saya tidak berpikir mereka akan kehilangan tidur karena Lando sekarang. Dia tampak terlalu jauh. Dan ketika Kimi masih tampil konsisten, menurut saya peluang Norris sangat kecil. Tapi bagi saya, Anda bisa berargumen dia adalah pembalap musim ini. Dia telah menampilkan banyak performa puncak dan sekarang dia punya mobil yang sebelumnya tidak dia miliki, dan dia terus meraih kemenangan."
Dengan persaingan yang semakin ketat, paruh kedua musim 2026 dipastikan akan menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim. Akankah McLaren mampu mempertahankan momentumnya, atau Mercedes akan bangkit dengan paket upgrade Baku? Kita tunggu saja.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!