Juara dunia Formula 1 bertahan, Lando Norris, kembali membuat para penggemarnya bersemangat. Setelah sukses dengan kanal YouTube pribadinya, kini pembalap McLaren itu siap membuka pintu kehidupannya lebih lebar lewat sebuah docuseries tiga episode yang bakal tayang di Prime Video pada 2027.
Proyek yang masih memakai judul kerja Lando ini digarap oleh Box to Box Films, rumah produksi di balik kesuksesan Formula 1: Drive to Survive di Netflix. Namun, jangan bayangkan ini sekadar rangkuman balapan. Seri ini justru akan fokus pada sisi personal sang pembalap, jauh dari hiruk-pikuk sirkuit.
Menurut sinopsis resmi, docuseries ini menjanjikan "akses yang belum pernah ada sebelumnya ke sisi yang lebih pribadi dari hidupnya". Penonton akan diajak menyusuri perjalanan Norris sejak kecil di Bristol, terinspirasi oleh idolanya, termasuk legenda MotoGP Valentino Rossi, hingga mencapai puncak olahraga ini di usia 26 tahun. Ada momen liburan bersama teman-teman, kehangatan keluarga, kegembiraan meraih kemenangan GP pertamanya musim ini, hingga refleksi di tengah ketenaran sebagai salah satu nama terbesar di olahraga global.

Norris sendiri mengaku antusias dengan proyek ini. "Saya sudah berbagi banyak hal, tapi ini akan memberi orang akses lebih dari sebelumnya ke hidup saya di luar balapan," ujarnya. Pembalap yang juga dikenal lewat vlog LandoLOG ini menambahkan bahwa ia terlibat langsung dalam proses kreatif, mulai dari pengambilan gambar hingga detail cerita. "Saya berharap orang-orang menikmatinya tahun depan!"
Docuseries ini disutradarai oleh Ben Phethean dan diproduseri oleh Clare Little, dengan Tom Keeling, Warren Smith, dan Jon Smith sebagai produser eksekutif dari Box to Box Films. Ini bukan sekadar proyek dokumenter biasa; ini adalah langkah Norris untuk terhubung dengan penggemar di level yang lebih intim, sesuatu yang jarang dilakukan juara dunia di era modern.
Dengan pengambilan gambar yang sudah berjalan sejak awal musim 2026, McLaren dan Norris tampaknya ingin memanfaatkan momen kejayaan mereka. Bagi penggemar, ini adalah kesempatan emas untuk melihat sisi lain dari pembalap yang dikenal ceria namun kompetitif itu. Pertanyaannya, akankah docuseries ini sepopuler Drive to Survive? Kita tunggu saja.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!