Mercedes akhirnya mengonfirmasi paket pengembangan besar untuk W17 akan debut di Grand Prix Bahrain. Kabar ini sekaligus menjawab spekulasi tentang kapan Silver Arrows akan kembali membawa senjata baru setelah terakhir kali melakukan upgrade signifikan pada Mei di GP Kanada.
Keputusan ini muncul di tengah dinamika perang pengembangan Formula 1 2026 yang semakin panas. Setiap tim berlomba menghadirkan pembaruan pada power unit dan sasis demi mencuri sepersekian detik. Tak heran, urutan kompetitif berubah hampir setiap balapan. Mercedes, yang sempat mendominasi awal musim, harus melihat McLaren mencuri dua kemenangan beruntun di Hungaria dan Zandvoort melalui Lando Norris, plus ancaman serius di Spanyol.
Direktur Teknik Trackside Mercedes, Andrew Shovlin, memberikan bocoran mengenai waktu kedatangan paket tersebut. “Update akan datang mulai Malaysia,” ujarnya di acara radio Silver Arrows. “Semoga kami bisa membuat langkah yang layak. Saya tidak berpikir kami akan unggul jauh, tapi setidaknya kami kembali ke posisi di mana kami bisa bertarung memperebutkan pole di kualifikasi.”

Shovlin juga menyoroti karakter sirkuit Baku yang akan menjadi ujian berikutnya sebelum upgrade tiba. Menurutnya, sirkuit jalanan Azerbaijan lebih menuntut efisiensi drag ketimbang downforce murni. “Kami tidak membawa banyak hal baru ke Baku, tapi sebenarnya trek itu lebih tentang drag. Mobil kami bagus di Monza, jadi semoga cocok di Baku. Tapi Anda juga butuh kemampuan menghadapi tikungan lambat ala Monaco, menjaga semua roda tetap menempel,” jelasnya.
Meski McLaren terus menekan, Mercedes tampaknya belum kehilangan kepercayaan diri. Shovlin mengakui bahwa tanpa hasil kuat di Monza, mereka mungkin akan lebih khawatir menjelang Baku. “Jika bukan karena Monza, kami mungkin akan mengatakan Baku akan sulit karena sudah lama tidak update. Tapi fakta bahwa mobil kami bekerja baik di trek low-drag memberi kami keyakinan. Red Bull juga mirip, dan jika Anda punya itu, Anda punya peluang bagus,” tambahnya.
Lebih lanjut, Shovlin menegaskan bahwa timnya tetap optimistis menyambut sisa musim. “Kami menantikannya. George [Russell] selalu kuat di Baku, dan Kimi [Antonelli] sekarang sudah tahu treknya. Semoga kami bisa bersaing untuk menang,” pungkasnya.
Dengan upgrade yang akan datang, Mercedes berharap bisa kembali ke performa awal musim yang sempat membuat mereka nyaman sebagai tim yang harus dikalahkan. Jika paket Bahrain bekerja sesuai rencana, persaingan gelar 2026 bisa kembali memanas.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!