SPONSORED

Mercedes Bela Keputusan Tolak Alat Pendingin F1 Demi Performa

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Mercedes Bela Keputusan Tolak Alat Pendingin F1 Demi Performa
TO NEWS OVERVIEW
Mercedes Bela Keputusan Tolak Alat Pendingin F1 Demi Performa

Tingginya temperatur dan kelembapan ekstrem pada rangkaian balapan ganda di kawasan Asia Tenggara telah memberikan dampak fisik yang sangat brutal bagi para pembalap grid Formula 1 musim ini. Masalah sistem pendingin pembalap mendadak menjadi perbincangan hangat di paddock setelah terungkapnya keputusan kontroversial yang diambil oleh tim pabrikan asal Jerman. Meskipun Federasi Automobil Internasional atau FIA secara khusus telah menyediakan kelonggaran finansial bagi setiap tim untuk mengembangkan rompi pendingin cair guna mencegah kelelahan akibat panas ekstrem, Mercedes justru memilih untuk melewatkan program tersebut secara keseluruhan demi efisiensi anggaran dalam batasan biaya.

George Russell, Mercedes
George Russell, Mercedes - Foto: Andy Hone / LAT Images via Getty Images

Keputusan strategis ini berdampak langsung pada George Russell yang harus merasakan panasnya kokpit secara maksimal di tengah balapan yang menguras tenaga. Menanggapi situasi sulit tersebut, wakil prinsipal tim Bradley Lord memberikan pembelaan resmi dan menjelaskan bahwa aturan ketat pembatasan biaya atau cost cap memaksa skuadnya untuk melakukan kompromi yang sangat berat. Menurutnya, alokasi dana khusus yang disediakan oleh regulator dinilai tidak memadai untuk merancang sebuah perangkat pendingin yang memiliki ketahanan dan keandalan penuh sepanjang akhir pekan balapan yang panjang.

Daripada mengalihkan sumber daya finansial yang sangat berharga dari pengembangan komponen aerodinamika serta peningkatan mekanis mobil, manajemen tim yang berbasis di Brackley ini memilih untuk memfokuskan seluruh investasi pada kecepatan murni di atas lintasan. Lord menegaskan bahwa para pembalap utama mereka sebenarnya telah dilibatkan dalam diskusi mendalam dan sepenuhnya mendukung strategi ekstrem tersebut meskipun harus mengorbankan kenyamanan fisik mereka selama berada di dalam kokpit mobil balap.

Lawson Tatap GP Singapura F1 dengan Bekal Positif dari Malaysia
Baca JugaLawson Tatap GP Singapura F1 dengan Bekal Positif dari Malaysia

Dalam keterangannya kepada media, Lord mengungkapkan bahwa pembicaraan dengan para pembalap menghasilkan kesepakatan bahwa kondisi pendinginan kokpit secara keseluruhan saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun silam ketika kedua pembalap mereka sempat mengalami kesulitan luar biasa di sirkuit jalan raya Singapura. Ia menambahkan bahwa para pembalap sejati akan selalu memilih peningkatan catatan waktu lap ketimbang sekadar mencari kenyamanan fisik saat bertarung di barisan depan.

ADVERTISEMENT
George Russell, Mercedes
George Russell, Mercedes - Foto: Sam Bloxham / LAT Images via Getty Images

Sayangnya, pertaruhan besar untuk mengorbankan kenyamanan demi mendongkrak performa tersebut tidak membuahkan hasil manis pada hari perlombaan. George Russell justru terpaksa mengakhiri balapan lebih cepat setelah mobilnya mengalami masalah pada unit daya yang memaksa sang pembalap meminggirkan kendaraannya. Kegagalan finis atau DNF ini tidak hanya merugikan perolehan poin sang pembalap asal Inggris, tetapi juga berpotensi memicu masalah lanjutan berupa penalti turun posisi start akibat pergantian komponen mesin menjelang paruh akhir musim kompetisi.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU