Advertisement Sportrik
15s

Mengapa FIA Tolak Protes Red Bull dan Norris Bebas dari Penalti Grid

Notifikasi
Mengapa FIA Tolak Protes Red Bull dan Norris Bebas dari Penalti Grid
Lando norris, George Russel, F1 2025

Balapan kesepuluh musim 2025 di Sirkuit Gilles Villeneuve menampilkan finis ketat lima besar dan tabrakan internal McLaren, meski tanpa insiden besar di lintasan. Pasca-balapan, Red Bull mengajukan protes, mirip dengan insiden Miami, menyebabkan penundaan sesi media Christian Horner hingga dokumen FIA dirilis, memungkinkan Horner beri klarifikasi langsung.

Alasan Protes Red Bull Ditolak

Horner menyebut dua isu: pengereman berlebihan George Russell di belakang safety car yang diduga sengaja memancing penalti untuk Max Verstappen, dan jarak yang melebihi 10 panjang mobil. Red Bull, diwakili Horner, Stephen Knowles, Gianpiero Lambiase, dan Verstappen, membawa telemetri dan rekaman menunjukkan Russell melirik spion sebelum mengerem keras, ditambah keluhan radio yang dianggap tidak sportif untuk memicu investigasi.

Ancaman Hujan GP Jepang 2026 Berkurang untuk Pembalap
Baca JugaAncaman Hujan GP Jepang 2026 Berkurang untuk Pembalap

Mercedes, dengan Ron Meadows, Andrew Shovlin, dan Russell, membantah bahwa pengereman berkala adalah prosedur normal untuk memanaskan rem dan ban, didukung video Russell mengarahkan safety car percepat. Russell mengklaim memeriksa spion untuk hindari tabrakan, bukan jebak Verstappen, dan radio hanya laporan faktual. Telemetri Mercedes menunjukkan Verstappen juga mengerem serupa, melemahkan argumen Red Bull.

ADVERTISEMENT

FIA, lewat Tim Malyon, menyatakan pengereman berkala di belakang safety car wajar dan diperbolehkan hingga 10 panjang mobil. Panel steward—Gerd Ennser, Matthew Selley, Enrique Bernoldi, Natalie Corsmit, dan Marcel Demers—setuju dengan Mercedes, menyimpulkan pengereman Russell tidak berlebihan atau tidak sportif, termasuk komunikasi radio. Poin Red Bull tentang jarak berlebih bahkan ditarik setelah jelas Russell ikuti waktu delta safety car.

Mengapa Penalti Waktu Norris Tidak Jadi Penalti Grid

Tabrakan Norris dengan Oscar Piastri juga ditangani steward. Norris mengakui kesalahan menilai ruang, menyebabkan benturan. Steward, dengan kehadiran Norris, Piastri, dan perwakilan McLaren, menyimpulkan Norris “sepenuhnya bersalah” tetapi beri penalti waktu lima detik, alasan utamanya karena Piastri bisa lanjut tanpa cedera. Keputusan ini eksplisit pertimbangkan dampak, berbeda dari kebiasaan FIA fokus pada insiden saja.

ADVERTISEMENT

Penalti tetap waktu karena Norris menyelesaikan over 90% jarak balapan, finis ke-18 dengan waktu 1 jam 24 menit 02,470 detik—lima detik lebih lambat secara teknis. Tanpa pengaruh pada posisi atau poin lisensi, penalti dianggap tidak signifikan.


Kemenangan Russell aman, sementara penalti ringan Norris memicu reaksi beragam. Red Bull kecewa, McLaren lega, dan penggemar di media sosial terbelah antara kritik FIA dan dukungan transparansi dokumen.

ADVERTISEMENT


GP Austria 29 Juni 2025 akan uji dinamika McLaren dan strategi Red Bull di safety car. Keputusan ini mungkin dorong evaluasi aturan FIA ke depan.

ADVERTISEMENT
Klasemen FORMULA-1 DRIVERS CHAMPIONSHIP
POS FOTO RIDER / TEAM PTS
1
George Russell
George Russell Mercedes
51
2
Andrea Kimi Antonelli
Andrea Kimi Antonelli Mercedes
47
3
Charles Leclerc
Charles Leclerc Ferrari
34
4
Lewis Hamilton
Lewis Hamilton Ferrari
33
5
Oliver Bearman
Oliver Bearman Haas F1 Team
17
6
Lando Norris
Lando Norris McLaren
15
7
Pierre Gasly
Pierre Gasly Alpine F1 Team
9
8
Liam Lawson
Liam Lawson Racing Bulls
8
9
Max Verstappen
Max Verstappen Red Bull
8
10
Arvid Lindblad
Arvid Lindblad Racing Bulls
4
Klasemen FORMULA-1 CONSTRUCTORS CHAMPIONSHIP
POS FOTO CONSTRUCTOR PTS
1
Mercedes
Mercedes
98
2
Ferrari
Ferrari
67
3
McLaren
McLaren
18
4
Haas F1 Team
Haas F1 Team
17
5
Racing Bulls
Racing Bulls
12
6
Red Bull
Red Bull
12
7
Alpine F1 Team
Alpine F1 Team
10
8
Audi
Audi
2
9
Williams
Williams
2
10
Aston Martin
Aston Martin
0

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU