SPONSORED

McLaren Tak Salahkan Race Control atas Kemenangan yang Hilang

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
McLaren Tak Salahkan Race Control atas Kemenangan yang Hilang
TO NEWS OVERVIEW
McLaren Tak Salahkan Race Control atas Kemenangan yang Hilang

Kemenangan Lando Norris di Grand Prix Spanyol Formula 1 seakan sudah di depan mata. Start dari pole position, pembalap McLaren itu melesat kencang meninggalkan Kimi Antonelli dan Max Verstappen di beberapa lap awal. Namun, nasib berkata lain ketika Aston Martin milik Lance Stroll mengalami kegagalan rem dan terhenti di tepi lintasan, memicu virtual safety car (VSC).

Momen VSC itu benar-benar tidak menguntungkan Norris. Ia sudah melewati pintu pit ketika VSC dipanggil, dan baru bisa masuk pit setelah satu putaran penuh, saat lintasan kembali hijau. Sementara para rival memanfaatkan situasi untuk mengganti ban, Norris kehilangan sekitar 20 detik. Alhasil, kemenangan yang tadinya di depan mata sirna.

Kepala tim McLaren, Andrea Stella, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menyalahkan race control atas insiden tersebut. Menurutnya, pengaruh timing safety car atau VSC memang di luar kendali race director. "Seperti semua situasi di mana safety car atau virtual safety car memiliki pengaruh besar pada balapan, kita punya kesempatan untuk meninjau apakah bisa melakukan hal berbeda," ujar Stella. "Tapi ini bukan di bawah yurisdiksi race director. Race director menerapkan panduan dan regulasi pada saat balapan yang dipimpinnya."

Marquez Puncaki Ranking Pembalap MotoGP Misano 2026
Baca JugaMarquez Puncaki Ranking Pembalap MotoGP Misano 2026

Stella menambahkan bahwa fokus race director adalah menentukan kapan kondisi memungkinkan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan VSC, bukan memantau apa yang terjadi dalam balapan. "Itu akan menjadi gangguan besar," tegasnya. Ia pun mengaku tidak punya komentar soal arah balapan GP Spanyol, dan menilai timnya sudah melakukan tugas dengan baik.

ADVERTISEMENT

Meski begitu, Stella mengakui ada ruang untuk refleksi lebih luas tentang bagaimana menjaga keadilan dalam insiden serupa. "Saya sendiri bingung apa yang benar," akunya. "Serahkan pada takdir" mungkin menjadi frasa yang tepat untuk menggambarkan situasi yang dihadapi McLaren di Spanyol.

Bagi McLaren, hasil ini menjadi pukulan telak setelah performa dominan di kualifikasi. Namun, mereka memilih untuk tetap tenang dan tidak menyalahkan pihak lain. Sikap ini menunjukkan kedewasaan tim dalam menghadapi ketidakpastian balapan.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU