SPONSORED

McLaren Pede Dekati Lambiase, Red Bull Masih Tenang

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
McLaren Pede Dekati Lambiase, Red Bull Masih Tenang
TO NEWS OVERVIEW
McLaren Pede Dekati Lambiase, Red Bull Masih Tenang

McLaren terus menggenjot upaya mendatangkan Gianpiero Lambiase lebih awal dari jadwal. Insinyur kawakan Red Bull itu memang sudah sepakat pindah ke McLaren sebagai head of racing, tetapi kontraknya bersama tim Milton Keynes baru berakhir akhir tahun depan. Tanpa kesepakatan kompromi, McLaren harus menunggu hingga awal 2028 untuk bisa mempekerjakannya.

Namun, McLaren tak ingin menunggu selama itu. Mereka sudah melakukan sejumlah diskusi dengan Red Bull dalam beberapa bulan terakhir untuk mencari celah agar Lambiase bisa dilepas lebih cepat. Hingga kini belum ada kesepakatan, tetapi langkah McLaren belakangan ini semakin intensif.

Yang menarik, Sabtu pagi di paddock Madring, Lambiase dan CEO McLaren Zak Brown terlihat ngobrol di sebuah meja kafe yang berada tepat di jalur utama paddock. Lokasi itu sangat mencolok, mudah dijepret fotografer dan kru kamera. Padahal, mereka bisa saja memilih tempat yang lebih sepi di kompleks pit dan paddock Sirkuit Barcelona-Catalunya yang luas. Pilihan lokasi itu seolah ingin menyampaikan pesan bahwa keduanya sedang berbicara terbuka.

Antonelli: Overtaking di F1 Spanyol 2026 Sangat Sulit
Baca JugaAntonelli: Overtaking di F1 Spanyol 2026 Sangat Sulit

Langkah tersebut bisa jadi sinyal bagi Red Bull bahwa menahan Lambiase terlalu lama tidak akan menguntungkan. Apalagi, McLaren belakangan ini merasa peluangnya semakin terbuka setelah Red Bull menyelesaikan rencana penggantian. Tim asal Austria itu telah merekrut Tom McCullough dari Aston Martin sebagai head of racing mulai tahun depan, dan Tom Hart akan mengambil alih posisi race engineer Max Verstappen.

ADVERTISEMENT

Dengan posisi pengganti yang sudah terisi, McLaren melihat peluang untuk tidak harus menunggu hingga 2028. Mereka pun kembali mendorong agar Red Bull mau melepas Lambiase lebih awal. Namun, Red Bull tampaknya tidak terburu-buru. Menurut informasi yang beredar, salah satu pertimbangan utama Red Bull adalah bagaimana mengelola transisi ke pengganti baru dengan mulus. Mereka ingin memastikan serah terima berjalan baik sehingga McCullough dan Hart tidak memulai dengan kondisi serba mendadak.

Red Bull sudah mulai mempersiapkan integrasi Hart dengan Verstappen. Ia telah bertugas sebagai engineer Verstappen di beberapa sesi latihan bebas, dan akan melanjutkan peran itu di Baku. Hart dijadwalkan mengambil alih penuh pada akhir pekan balapan menjelang akhir musim, kemungkinan mulai dari Grand Prix Amerika Serikat. Sementara itu, serah terima ke McCullough, yang baru bergabung awal 2027, harus menunggu hingga awal tahun depan. Artinya, Lambiase kemungkinan tidak akan berada di McLaren pada awal musim nanti.

Bagi McLaren, kehadiran Lambiase lebih awal bisa mempercepat adaptasi dan memperkuat struktur teknis mereka. Namun, Red Bull punya hak penuh untuk mempertahankan hingga kontraknya habis. Situasi ini masih dinamis dan bisa berubah seiring berjalannya musim. Yang jelas, pertemuan di kafe paddock itu menjadi tanda bahwa McLaren tidak akan tinggal diam.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU