McLaren tiba di Zandvoort dengan senjata baru. Tim asal Woking itu membawa sayap belakang anyar dan saluran rem belakang yang direvisi, melengkapi paket pengembangan yang mulai diperkenalkan di Hungaroring sebelum jeda musim panas Formula 1.
Paket upgrade besar di Hungaria sebelumnya berfokus pada lantai baru dan sejumlah perubahan aerodinamika, sebagai bagian dari upaya McLaren untuk terus menekan barisan terdepan. Hasilnya manis: Lando Norris meraih kemenangan pertamanya musim ini, meski Oscar Piastri harus rela tersingkir karena masalah girboks saat memimpin.
Direktur Teknis Applied Engineering McLaren, Neil Houldey, menegaskan bahwa komponen terbaru ini adalah kelanjutan dari pekerjaan yang dimulai di Budapest. “Kami datang ke Zandvoort setelah menutup balapan terakhir sebelum jeda dengan kemenangan dan performa kuat, tapi kami sadar betul betapa ketatnya persaingan dan pentingnya reliabilitas,” ujarnya.

Houldey juga menyebut ada pelajaran berharga dari paruh pertama musim. “Kami belajar banyak tentang cara mengeluarkan performa dari mobil ini dan mengatasi masalah yang kami hadapi awal tahun. Kini kami fokus pada pengembangan bagian belakang, dengan sayap belakang baru dan saluran rem baru, untuk melengkapi paket Hungaria.”
Meski begitu, ia enggan berpuas diri. “Kami tahu tim lain juga akan membawa upgrade. Jadi ini akan menjadi seri yang berat. Jika kami eksekusi dengan baik, kami bisa berada dalam persaingan dengan tim-tim terdepan.”
Zandvoort sendiri dianggap sebagai ujian berbeda untuk MCL40 yang telah diperbarui. Sirkuit dengan tikungan miring dan layout bergelombang menuntut kompromi antara performa aerodinamika dan kenyamanan berkendara. “Menemukan keseimbangan antara kekakuan dan performa di bagian yang bergelombang akan menjadi kunci, sambil memastikan set-up aerodinamika dan ride height optimal,” jelas Houldey.
Regulasi 2026 juga menghadirkan tantangan baru. “Kami memperkirakan kecepatan di tikungan akan lebih rendah karena downforce berkurang, tapi kecepatan lurus lebih tinggi berkat tenaga ekstra dan drag yang lebih rendah. Ini mengubah cara pembalap mendekati beberapa bagian lap, dan latihan akan sangat penting untuk memahami upgrade, menyempurnakan harvest dan deployment, serta beradaptasi jika cuaca menambah kompleksitas.”
McLaren datang dengan status juara bertahan di dua edisi terakhir GP Belanda. Norris menang pada 2024, disusul Piastri tahun lalu—kemenangan terakhirnya di F1 hingga saat ini. Dengan upgrade terbaru, akankah dominasi itu berlanjut?



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!