Mayoritas Penggemar Sarankan Hamilton Sabar Hingga 2026 di Ferrari

Mayoritas Penggemar Sarankan Hamilton Sabar Hingga 2026 di Ferrari
Lewis Hamilton ©F1

Lewis Hamilton menghadapi akhir pekan sulit di Grand Prix Hungaria, finis di posisi ke-12 setelah kualifikasi buruk. Komentarnya yang menyebut dirinya “tidak berguna” memicu spekulasi tentang masa depannya di Ferrari. Berdasarkan jajak pendapat terbaru dari RacingNews365, mayoritas penggemar mendukung Hamilton untuk tetap sabar hingga 2026. Artikel ini menguraikan hasil polling dan konteks performa Hamilton. Bagikan pendapat Anda di kolom komentar di bawah!


Setelah kualifikasi di posisi ke-12 di Hungaroring, Hamilton menyebut dirinya “tidak berguna” dan menyarankan Ferrari mencari pembalap baru. Ia mengulang kekecewaannya usai balapan, finis di posisi ke-12 dengan selisih satu putaran. Meski demikian, ia memastikan akan tampil di Grand Prix Belanda pasca jeda musim panas. Hungaroring, lintasan tersukses Hamilton dengan sembilan pole, delapan kemenangan, dan rekor 487 lap memimpin, menjadi panggung kekecewaannya kali ini.


Jajak pendapat RacingNews365 mengungkapkan pandangan penggemar. Sebanyak 51,10% responden percaya Hamilton dan Ferrari perlu “kesabaran” hingga 2026, saat regulasi mobil baru diterapkan. Mobil ground-effect saat ini menjadi tantangan bagi Hamilton. Namun, 31,57% penggemar berpendapat bahwa karier juara dunia tujuh kali ini telah berakhir dan ia sebaiknya pensiun. Sisanya mendukung opsi lain, seperti perubahan segera. Apa pendapat Anda? Tulis di kolom komentar!


ADVERTISEMENT

Hamilton bergabung dengan Ferrari pada 2025 setelah 12 tahun sukses bersama Mercedes. Namun, adaptasinya tidak mulus. Ia hanya mengumpulkan 109 poin, menempatkannya di posisi keenam klasemen. Rekan setimnya, Charles Leclerc, kerap mengunggulinya, termasuk meraih pole di Hungaria. Hamilton sempat menang di sprint race China, tetapi belum meraih podium grand prix musim ini, rekor terburuk dalam kariernya.


Prinsipal tim Ferrari, Fred Vasseur, mendukung Hamilton. Ia menyebut sifat kritis Hamilton sebagai ciri juara. “Lewis menuntut banyak dari tim dan dirinya sendiri,” kata Vasseur. Meski begitu, Hamilton mengakui kesulitan menyesuaikan diri dengan set-up mobil SF-25, yang lebih cocok untuk Leclerc. Dengan demikian, banyak penggemar optimis performa Hamilton akan meningkat pada 2026 dengan mobil baru.


Ferrari belum meraih gelar pembalap sejak 2007. Hamilton, dengan tujuh gelar, diharapkan mengakhiri paceklik ini. Perubahan regulasi 2026, termasuk desain suspensi pull-rod baru, memberi harapan. Sementara itu, Hamilton fokus memperbaiki performa di paruh kedua 2025, dimulai dari Zandvoort. Dominasi McLaren dan kejutan Lando Norris di Hungaria menunjukkan persaingan ketat. Apa prediksi Anda untuk Hamilton di Ferrari? Beri tahu kami di kolom komentar!


Untuk pembaruan Formula 1 lainnya, kunjungi SPORTRIK.

Klasemen FORMULA-1 CHAMPIONSHIP
POS FOTO RIDER / TEAM PTS
0
Oliver Bearman
Oliver Bearman Haas F1 Team
0.0
0
Oracle Red Bull Racing
Oracle Red Bull Racing -
0.0
0
Mercedes-AMG Petronas F1 Team
Mercedes-AMG Petronas F1 Team -
0.0
0
Scuderia Ferrari
Scuderia Ferrari -
0.0
0
McLaren Formula 1 Team
McLaren Formula 1 Team -
0.0
0
Aston Martin Aramco Formula One Team
Aston Martin Aramco Formula One Team -
0.0
0
BWT Alpine Formula One Team
BWT Alpine Formula One Team -
0.0
0
Williams Racing
Williams Racing -
0.0
0
Visa Cash App Racing Bulls Formula One Team
Visa Cash App Racing Bulls Formula One Team -
0.0
0
Audi Revolut F1 Team
Audi Revolut F1 Team -
0.0

Diskusi & Komentar (0)

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU