SPONSORED

Max Verstappen Tegaskan Sikap Terkait Balapan F1 2026 di Timur Tengah

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Max Verstappen Tegaskan Sikap Terkait Balapan F1 2026 di Timur Tengah
TO NEWS OVERVIEW
Abu Dhabi is the scheduled season finale, following the penultimate race in Qatar

Juara dunia empat kali Max Verstappen akhirnya memberikan klarifikasi tegas mengenai status partisipasinya dalam dua seri pemungkas Formula 1 2026 di kawasan Teluk. Dalam pernyataannya, pembalap asal Belanda itu menegaskan bahwa dirinya tidak pernah secara mutlak menolak untuk turun membalap di Qatar dan Abu Dhabi, meski sebelumnya sempat menyuarakan kekhawatiran mendalam atas situasi geopolitik yang memanas di wilayah tersebut.

Perdebatan ini bermula ketika Viaplay sempat melaporkan komentar kontroversial dari sang pembalap pada bulan September lalu. Saat itu, ia berpendapat bahwa kejuaraan seharusnya mempertimbangkan ulang untuk tidak mengunjungi negara-negara yang berada di sekitar area konflik bersenjata, terlepas dari ikatan kontrak komersial yang telah disepakati sebelumnya oleh promotor balapan.

Situasi keamanan di kawasan tersebut memang menjadi sorotan utama sepanjang musim ini. Ketegangan regional bahkan telah memaksa pihak penyelenggara untuk membatalkan ronde di Arab Saudi serta memindahkan rangkaian Grand Prix Bahrain ke Malaysia. Konflik yang meletus sejak bulan Maret lalu terus memicu kekhawatiran keselamatan para personel paddock, hingga memunculkan spekulasi bahwa putaran penutup musim 2026 berpotensi mengalami perubahan jadwal.

Mercedes Debutkan Livery Biru Spesial di F1 GP Amerika Serikat 2026
Baca JugaMercedes Debutkan Livery Biru Spesial di F1 GP Amerika Serikat 2026

Di tengah rumor kepindahan venue alternatif—termasuk kesiapan Sirkuit Imola yang disiapkan sebagai opsi darurat final pada 6 Desember mendatang—presiden Mohammed Ben Sulayem tetap optimistis bahwa dua seri terakhir akan berjalan sesuai rencana awal. Menanggapi potensi boikot yang sempat disinggung publik, Verstappen menegaskan bahwa keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan regulator.

ADVERTISEMENT

"Saya bilang bahwa saya tidak mau balapan di sana? Saya hanya bilang bahwa saya suka pergi ke sana, tetapi, tentu saja, di bawah ketentuan yang tepat," ujar Verstappen kepada awak media. Ia menambahkan bahwa dirinya sepenuhnya mempercayakan keputusan keselamatan kepada otoritas terkait yang memiliki akses informasi lebih komprehensif dibandingkan para pembalap.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU