Advertisement Sportrik
15s

Max Verstappen Merasa ‘Kosong’ Usai Regulasi Baru F1 Australia 2026

Max Verstappen Merasa ‘Kosong’ Usai Regulasi Baru F1 Australia 2026
© Red Bull Content Pool

Formula 1, Sportrik Media - Max Verstappen mengaku merasa “sepenuhnya kosong” setelah kualifikasi yang sulit pada Grand Prix Australia 2026 di Sirkuit Albert Park. Pembalap tim Red Bull Racing itu juga menyampaikan ketidakpuasannya terhadap regulasi baru Formula 1 yang mulai berlaku musim ini.

Sepanjang tiga sesi latihan bebas di Melbourne, Verstappen sebenarnya menunjukkan potensi untuk bersaing di posisi lima besar grid. Namun upaya serius pertamanya di sesi Q1 berakhir buruk ketika mobilnya kehilangan kendali saat pengereman di akhir lintasan start-finish.

Mobil Red Bull yang dikendarainya berputar secara tiba-tiba, membuat Verstappen meluncur ke area gravel sebelum akhirnya menghantam pembatas. Insiden tersebut membuat juara dunia empat kali itu harus memulai balapan dari posisi ke-20 di grid.

Jadwal Start F1 Australia 2026: Russell Pimpin Grid di Albert Park
Baca JugaJadwal Start F1 Australia 2026: Russell Pimpin Grid di Albert Park

Terlepas dari kecelakaan tersebut, Verstappen mengungkapkan bahwa masalah yang ia rasakan berkaitan dengan regulasi teknis baru yang menurutnya membuat cara mengemudi mobil menjadi kurang alami. Ia juga menyoroti tingkat manajemen mobil yang tinggi bahkan dalam satu putaran kualifikasi.

ADVERTISEMENT

“Anda tidak bisa mengemudi secara alami,” ujar Verstappen kepada media.

Ketika ditanya mengenai perasaannya setelah hasil kualifikasi yang mengecewakan, Verstappen tidak menunjukkan kemarahan atau frustrasi, melainkan sikap yang lebih pasif terhadap situasi yang dihadapinya.

“Apakah saya berada di depan atau di posisi saya sekarang, dari sisi emosi dan perasaan saya benar-benar kosong. Saya sama sekali tidak menikmati ini,” kata Verstappen.

ADVERTISEMENT

Verstappen menjelaskan bahwa perasaan tersebut sudah ia rasakan sejak sesi simulasi dan pengujian pramusim di Barcelona serta Bahrain. Menurutnya, pengalaman mengemudi mobil dalam simulasi sudah memberikan gambaran bahwa musim ini akan menjadi tantangan besar.

“Di simulator rasanya juga sudah buruk, sampai pada titik di mana Anda tidak ingin mengemudi lagi. Saya sudah menjelaskan itu sebelumnya, dan sekarang rasanya sama saja,” ujarnya.

Pembalap asal Belanda itu juga menyatakan bahwa dirinya kini mulai mempersiapkan diri secara mental untuk menghadapi musim yang panjang. Ia mengakui bahwa meskipun pembalap masih dapat membuat perbedaan di lintasan, faktor tersebut kini lebih terasa sebagai tugas manajemen dibandingkan kemampuan mengemudi murni.

ADVERTISEMENT

“Anda harus bekerja dengan apa yang Anda miliki, dan saat ini yang Anda miliki tidak banyak,” kata Verstappen.
 

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU