Max Verstappen mengakhiri F1 Inggris 2026 dengan kemarahan besar setelah crash di Stowe, menyusul akhir pekan sulit bersama Red Bull di Silverstone.
Verstappen sebelumnya ingin memulai Grand Prix dari pit lane karena merasa ada masalah pada mesin dan set-up RB22. Namun, Red Bull memilih tidak mengganti mesin maupun set-up, sehingga Verstappen tetap start dari grid setelah kualifikasi yang membuatnya hanya berada di posisi ketujuh.
Kekecewaan Verstappen sudah muncul sejak kualifikasi, ketika ia mengeluhkan respons power unit Red Bull Powertrains yang tidak normal. Ia terpaut delapan persepuluh detik dari pole-sitter Kimi Antonelli dan menilai balapannya akan sulit jika mobil dibiarkan dalam kondisi yang sama.

"Mesin ini tidak merespons seperti biasanya," keluh Verstappen kepada race engineer GianPiero Lambiase.
"Jika kami membiarkan mobil tetap sama, tidak banyak gunanya membalap. Saya lebih memilih mengubah semuanya, karena jika kami tidak melakukan apa pun, kami hanya akan terus berputar-putar di tempat ini. Atau kami akan turun satu posisi."

Red Bull tetap mempertahankan konfigurasi mobil, keputusan yang tidak disetujui Verstappen. Saat menuju grid, ia menyatakan bahwa penjelasan atas pilihan tersebut sebaiknya diarahkan kepada tim, karena dirinya akan mengambil keputusan berbeda.
"Tanyakan kepada tim mengapa, karena saya akan melakukannya secara berbeda," kata Verstappen kepada Sky Italia.
Awalnya keputusan Red Bull sempat terlihat tidak sepenuhnya keliru karena Verstappen naik satu posisi saat start dan menekan Isack Hadjar untuk posisi kelima. Namun, progresnya berhenti di sana, sementara keluhan terhadap downshift dan deployment kembali muncul melalui radio.
"Sudah beberapa lap sekarang, saya tidak mengatakan apa pun, tetapi downshift-nya kacau," ujar Verstappen melalui radio.
"Anda tidak bisa mengatakan deployment seperti ini normal!"
Verstappen sedang berada di posisi kelima setelah bertarung dengan George Russell dan Lewis Hamilton ketika kehilangan kendali pada Lap 48 dari 52. Memasuki Stowe, bagian belakang RB22 terlepas dan ia meluncur ke gravel, mengakhiri balapannya tanpa poin.
"Saya tersangkut, man. Fuck this car, fucking unbelievable," ucap Verstappen melalui radio.
DNF di Silverstone menjadi non-score ketiga Verstappen musim ini dan membuatnya tetap berada di posisi ketujuh klasemen pembalap dengan 76 poin. Ia kini tertinggal 103 poin dari pemimpin klasemen Kimi Antonelli, sementara Red Bull menghadapi evaluasi besar atas keputusan tidak mengubah mobil serta masalah performa RB22 menuju seri berikutnya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!