SPONSORED

Feeney Akui Sprint Cup Hampir Milik Payne, Fokus Kejar Poin

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Feeney Akui Sprint Cup Hampir Milik Payne, Fokus Kejar Poin TO NEWS OVERVIEW
Matt Payne and Broc Feeney battle it out in Perth. Image: Supplied

Brisbane – Persaingan menuju gelar Sprint Cup Supercars 2025 memasuki babak penentuan di Queensland Raceway akhir pekan ini. Namun, Broc Feeney tak menampik kenyataan pahit: trofi yang ia rebut musim lalu kini nyaris berada dalam genggaman rivalnya, Matt Payne.

Feeney, yang musim lalu mendominasi Sprint Cup dengan keunggulan 345 poin atas Payne, kini justru menjadi underdog setelah performanya inkonsisten pasca pindah dari Chevrolet ke Ford. Ia tertinggal 118 poin dari Payne menjelang tiga balapan terakhir di Ipswich, dengan total 315 poin masih diperebutkan.

"Kalau soal Sprint Cup, saya rasa Matt sudah pegang trofinya dengan satu tangan dan empat jari," ujar Feeney dalam program Drivers' Only. "Kami hanya mencoba mencari kembali kecepatan. Perth adalah langkah yang tepat buat saya. Semoga di QR kami bisa kembali bertarung di depan memperebutkan kemenangan."

NEXX Rayakan 25 Tahun dengan Peluncuran X.R5R di Portugal
Baca JugaNEXX Rayakan 25 Tahun dengan Peluncuran X.R5R di Portugal

Pernyataan itu muncul setelah Feeney memutus puasa podium tujuh balapan untuk Triple Eight dengan kemenangan di sprint race Sabtu lalu di Perth Super440. Dua kemenangan lainnya di Perth direbut Payne, yang hanya dua kali gagal podium dalam 14 balapan terakhir.

ADVERTISEMENT

Bagi Payne, Sprint Cup bukan sekadar trofi. Hadiah utamanya adalah 25 poin bonus yang akan dibawa ke putaran pertama Finals Series pada Oktober. "Realistisnya, kita semua menginginkan poin bonus itu," kata Payne. "Kami ingin memberi diri kami peluang terbaik agar merasa sedikit lebih aman menuju Gold Coast. Lalu mata akan tertuju ke Enduro Cup dan melihat apakah kami bisa mendapat 25 poin bonus lagi, seperti tahun lalu."

Payne dan Feeney sama-sama punya pengalaman pahit di Finals Series tahun lalu. Payne tersingkir setelah bertabrakan dengan Cam Waters di Semi-Final Sandown, sementara Feeney jatuh di rintangan terakhir Adelaide. Waters sendiri masih punya peluang matematis, meski tertinggal 277 poin.

Satu hal yang menarik: pemenang Sprint Cup otomatis mendapat tempat di Finals Series, namun itu hampir redundan karena banyak pembalap yang sudah dipastikan lolos. Setiap pembalap yang unggul lebih dari 600 poin dari posisi ke-11 setelah Ipswich akan terkunci – dan hingga enam pembalap berpotensi meraihnya.

ADVERTISEMENT

Dengan tiga balapan tersisa, semua mata tertuju pada apakah Feeney bisa membalikkan keadaan atau Payne akan mengunci gelar perdananya. Satu hal yang pasti: balapan di Queensland Raceway akan menjadi panggung pertarungan sengit dua pembalap muda terbaik Supercars.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU