SPONSORED

Max Verstappen Kritik Tajam Liam Lawson Usai Insiden FP2 Berbuah Penalti

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Max Verstappen Kritik Tajam Liam Lawson Usai Insiden FP2 Berbuah Penalti
TO NEWS OVERVIEW
Max Verstappen Kritik Tajam Liam Lawson Usai Insiden FP2 Berbuah Penalti

Ketegangan memanas di kubu keluarga besar Red Bull setelah sesi latihan bebas kedua yang diwarnai insiden kontroversial. Juara dunia bertahan, Max Verstappen, secara terbuka melontarkan kritik pedas terhadap manuver yang dilakukan oleh Liam Lawson di atas lintasan. Akibat insiden tersebut, pembalap asal Belanda itu bahkan harus menerima hukuman penundaan posisi start berupa penalti grid untuk balapan utama mendatang.

Situasi pelik ini bermula ketika kedua pembalap terlibat kontak langsung yang merusak jalannya program latihan. Verstappen menilai tindakan pembalap muda asal Selandia Baru tersebut sebagai keputusan yang kurang matang dan merugikan persiapan akhir pekan mereka. Tanpa ragu, ia menyarankan agar rekan satu payung naungannya tersebut tampil lebih bijak mengingat masa depan kariernya sedang dipertaruhkan di ajang balap jet darat paling bergengsi di dunia ini.

“Tidak, saya tidak berpikir apa yang terjadi bisa disebut kesialan. Mungkin itu bukan perilaku yang sangat cerdas dari Lawson. Pada akhirnya itu tidak akan mengubah akhir pekan saya, tetapi jika saya berada di posisinya, saya akan bertindak sedikit lebih cerdas. Terutama ketika Anda sedang berjuang untuk kursi Anda,” ujar Verstappen melontarkan pandangannya secara blak-blakan usai insiden di garasi.

Isack Hadjar Dipanggil Stewards F1 GP Meksiko Terkait Insiden Paddock
Baca JugaIsack Hadjar Dipanggil Stewards F1 GP Meksiko Terkait Insiden Paddock

Gelombang kekecewaan juga datang dari jajaran petinggi tim yang memantau langsung jalannya sesi dari pit wall. Kepala Tim Racing Bulls, Alan Permane, tidak dapat menyembunyikan rasa frustrasinya atas manuver yang dianggap tidak memberikan keuntungan apa pun tersebut dan justru berpotensi merusak kerja keras seluruh kru mekanik di garasi.

ADVERTISEMENT

“Saya pikir insiden itu dapat dirangkum dalam satu kata: tidak berguna. Terutama dalam sesi latihan bebas,” tukas Permane dengan nada tinggi. Ia menegaskan bahwa aksi saling senggol di sesi latihan tanpa beban kompetitif murni merupakan hal yang sia-sia dan meminta kedua pembalap untuk menunjukkan profesionalisme yang jauh lebih baik ke depannya.

Dampak kerusakan pada kendaraan juara dunia andalan skuad utama juga dikonfirmasi langsung oleh petinggi manajemen balap. Mobil yang dikemudikan oleh sang bintang utama mengalami masalah struktural yang cukup signifikan, memaksa tim untuk melanjutkan sesi tanpa sempat memperbaiki komponen-komponen penting yang telah rusak akibat benturan di tikungan.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU