Akhir pekan balap Max Verstappen di GT World Challenge Europe Portimao menemui jalan terjal setelah ia dan rekan setimnya harus puas mengamankan grid ke-14 untuk balapan penutup musim. Mengendarai mobil #3 Mercedes-AMG Team Verstappen Racing, peraih gelar juara dunia Formula 1 tersebut mengalami kendala teknis yang cukup pelik sejak sesi latihan bebas hingga babak kualifikasi yang melelahkan di Sirkuit Algarve.
Format kualifikasi ajang ini menggunakan sistem rata-rata waktu terbaik dari ketiga pembalap dalam tiga sesi berbeda. Ben Barnicoat turun di Q1, Chris Lulham mengambil alih Q2, dan Verstappen menutupnya di Q3. Sepanjang sesi, mobil bernomor #3 tersebut dilaporkan mengalami masalah kestabilan dan pantulan yang mengganggu ritme berkendara. Meski Verstappen sempat mencatatkan waktu 1 menit 42,093 detik yang menjadi catatan tercepat di garasinya, hasil akumulasi rata-rata 1 menit 42,624 detik membuat mereka tertinggal 0,553 detik dari peraih pole position.
Hasil minor ini menjadi anti-klimaks setelah sebelumnya Lulham sempat menunjukkan potensi kompetitif dengan mengantar mobil tersebut ke posisi keempat pada sesi latihan bebas kedua. Hari pertama Verstappen di ajang balap GT ini juga diwarnai insiden kecil ketika ia mendapat teguran dari pengawas balapan akibat insiden di lap pembuka latihan bebas pertama. Situasi ini kontras dengan dominasi yang biasa ia tunjukkan di ajang single-seater.

Sementara itu, posisi pole position berhasil direbut oleh mobil #2 Boutsen VDS Porsche yang dikemudikan oleh Morris Schuring, Dorian Boccolacci, dan Alessio Picariello. Mereka mengungguli mobil #17 GetSpeed Mercedes di posisi kedua serta #80 Lionspeed GP Porsche di tempat ketiga. Di sisi lain, persaingan juga diramaikan oleh kehadiran legenda MotoGP Valentino Rossi yang harus memulai lomba dari posisi ke-59 setelah gagal mencatatkan waktu valid di Q2 akibat kendala teknis pada mobil BMW #46 WRT miliknya.
Verstappen yang turun gunung bersama Barnicoat bertindak sebagai pebalap pengganti untuk Dani Juncadella dan Jules Gounon yang tengah membalap di ajang World Endurance Championship di Barcelona akhir pekan ini. Dengan tantangan besar di depan mata, perjuangan dari barisan tengah pada balapan berdurasi tiga jam ini dipastikan akan menguji kapasitas mental dan teknik sang bintang asal Belanda tersebut untuk menembus barisan depan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!