Ben Barnicoat mengungkapkan bahwa skuad Max Verstappen harus menghadapi kenyataan pahit setelah hanya mampu mengamankan posisi start ke-15 dalam sesi kualifikasi ajang GT World Challenge Europe di sirkuit Portimao, Portugal. Mobil Mercedes GT3 yang merekaandalkan dilaporkan mengalami kendala teknis yang cukup signifikan pada bagian set-up, membuat laju kendaraan tidak optimal di atas lintasan.
Sesi penentuan posisi grid tersebut sama sekali tidak berjalan mulus bagi kubu Verstappen Racing di Portugal. Kendaraan tampak memantul-mantul di sepanjang trek lurus, memunculkan percikan api yang jelas terlihat oleh para penonton di layar televisi, hingga akhirnya juara dunia F1 tersebut harus berjuang keras membawa mobilnya menempati urutan ke-15 pada Q3.
Menjelaskan akar permasalahan di balik performa kurang maksimal tersebut, Barnicoat menyatakan bahwa kendala set-up benar-benar merusak kecepatan kompetitif mereka sepanjang sesi kualifikasi. Tim sempat mencoba melakukan beberapa perubahan arah set-up, namun keputusan tersebut justru tidak membuahkan hasil positif yang diharapkan di atas aspal.

Kendati demikian, pembalap asal Inggris itu sama sekali tidak kehilangan optimisme jelang balapan utama berdurasi tiga jam tersebut. Mengingat rekam jejak tim yang baru saja meraih podium di Nurburgring, ia menegaskan bahwa skuadnya siap mengerahkan segalanya demi merangsek ke barisan depan dan memberikan perlawanan sengit kepada para rival.
Keyakinan tersebut semakin diperkuat oleh komposisi kru yang solid serta kehadiran seorang juara dunia empat kali di dalam garasi mereka. Dengan pemahaman mendalam mengenai masalah yang terjadi serta cara mengatasinya, kubu Verstappen Racing bertekad bangkit dan menunjukkan kapasitas sebagai pesaing gelar juara yang tangguh.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!