SPONSORED

Max Verstappen Keluhkan Trek COTA GP AS 2026 yang Sangat Bergelombang

Notifikasi
Farhan Ariadi
Farhan Ariadi
0
Max Verstappen Keluhkan Trek COTA GP AS 2026 yang Sangat Bergelombang
TO NEWS OVERVIEW
Verstappen won his first-ever Singapore GP

Menyongsong balapan Formula 1 akhir pekan ini, Max Verstappen melontarkan candaan bernada sindiran terkait kondisi permukaan Circuit of the Americas. Pembalap andalan Red Bull Racing tersebut merasa khawatir lintasan di Austin tersebut akan menyiksa fisik para pembalap karena tingkat kontur yang tidak rata.

Perhatian khusus ini muncul setelah ia memantau langsung jalannya ajang WEC sebelumnya. Berdasarkan pengamatan visual tersebut, pembalap asal Belanda ini menilai bahwa COTA menyimpan tantangan ekstrem berupa guncangan masif yang dapat berdampak langsung pada ketahanan fisik tubuh sepanjang akhir pekan Grand Prix Amerika Serikat.

"Maksud saya, sangat sulit untuk dikatakan. Saya tidak ingin bilang sekarang bahwa saya akan berada dalam pertarungan di depan di Austin, tapi ya, beberapa akhir pekan terakhir berjalan luar biasa," ujar Verstappen mengawali bahasannya mengenai peluang kompetitif mobil RB22.

Max Verstappen Jajal GT World Challenge Europe di Sirkuit Portimao Musim Depan
Baca JugaMax Verstappen Jajal GT World Challenge Europe di Sirkuit Portimao Musim Depan

Lebih lanjut, ia menegaskan pendekatan realistis yang diterapkan timnya dalam menghadapi sisa kalender balap musim ini. Masalah teknis seperti perilaku mobil serta keandalan komponen dari basis Milton Keynes masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan demi mempertahankan momentum positif.

ADVERTISEMENT

"Tapi saya menjalaninya balapan demi balapan, dan begitu kami berada di Austin, barulah kita lihat bagaimana kelanjutannya di sana. Namun ini sekali lagi adalah trek yang sangat berbeda. Dari apa yang saya lihat di WEC, treknya sangat tidak rata. Ya ampun, saya mungkin harus memesan tulang belakang baru setelah akhir pekan ini, atau menjadi seperti Robocop. Gila," tambahnya.

Selain masalah kontur sirkuit Austin yang menuntut adaptasi tinggi pada suspensi dan setelan sasis, Red Bull juga dihadapkan pada tantangan lanjutan saat bertandang ke seri berikutnya. Faktor ketinggian geografis di Meksiko diprediksi bakal memicu suhu kerja mesin yang sangat tinggi serta menuntut presisi tingkat dewa.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU