SPONSORED

Max Verstappen Disebut 'Beast F1 Terbesar' Berkat Didikan 'Thug Murni' Jos

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Max Verstappen Disebut 'Beast F1 Terbesar' Berkat Didikan 'Thug Murni' Jos TO NEWS OVERVIEW
Max Verstappen © STMimages

Max Verstappen disebut sebagai "beast terbesar di F1" oleh Gino Rosato, teman dekat keluarga Verstappen, yang memuji pendekatan keras Jos Verstappen dalam mendidik putranya. Meski Jos digambarkan sebagai "thug murni" karena gaya asuhnya yang tegas, pendekatan ini menghasilkan juara dunia F1 empat kali. Artikel ini mengulas pandangan Rosato tentang dinamika keluarga Verstappen dan dampaknya pada kesuksesan Max. Bagikan pendapat Anda di kolom komentar di bawah!


Jos Verstappen, mantan pembalap F1, dikenal karena mendidik Max dengan cara yang keras, membentuknya menjadi pembalap yang tak kenal kompromi. Rosato, mantan manajerial Ferrari selama lebih dari dua dekade, menyebut Jos sebagai "thug murni" yang jujur dan berprinsip sekolah lama. Dalam wawancara di Pitstop podcast, Rosato berkata, “Jangan main-main dengan Jos. Dia menciptakan beast terbesar di F1.” Ia memuji Jos karena menanamkan etos kerja keras pada Max, menghasilkan pembalap sekaligus pribadi yang luar biasa.

Daniel Ricciardo Kaget Lihat Hidup Setelah Tinggalkan F1
Baca JugaDaniel Ricciardo Kaget Lihat Hidup Setelah Tinggalkan F1


ADVERTISEMENT

Rosato menyoroti kontras gaya asuh Jos dengan pola asuh modern yang cenderung memanjakan. “Jos tidak dari sekolah itu. Dia bilang, ‘Selesaikan sendiri. Mau jadi yang terbaik? Ini yang dibutuhkan,’” ujarnya. Salah satu kisah terkenal adalah Jos pernah meninggalkan Max di pom bensin setelah kesalahan di balapan karting, sebuah pendekatan yang menuai kritik namun dianggap Rosato sebagai bagian dari pembentukan mental juara Max.


Max, yang memulai debut F1 pada usia 17 tahun bersama Toro Rosso pada 2015, telah memenangkan 65 balapan dan empat gelar dunia (2021-2024) bersama Red Bull. Musim 2025 menjadi tantangan dengan performa RB21 yang menurun, namun Max tetap bersinar, meraih pole mengejutkan di Jepang dan kemenangan di Suzuka. Rosato membandingkan Max dengan Kimi Raikkonen, menyebutnya “spicy” namun tulus, selalu responsif dalam komunikasi. “Saya bisa mengirim pesan ke Max, dan dia balas dalam dua menit,” kata Rosato.

ADVERTISEMENT


Rosato juga menegaskan bahwa Jos harus mengabaikan kritik terhadap gaya asuhnya. “Ketika kamu di puncak, semua orang menyerangmu,” ujarnya. Ia menyebut Max sebagai pembalap terbaik sejak Michael Schumacher, dengan kemampuan luar biasa dalam kualifikasi dan balapan.


ADVERTISEMENT

Max, putra Jos dan Sophie Kumpen, mantan pembalap karting, tumbuh dalam lingkungan motorsport. Rosato, yang juga wali baptis anak Raikkonen, mengenal Verstappen sejak Max kecil berkeliaran di paddock. Ia memuji kejujuran keluarga Verstappen, yang tidak memandang orang dari status atau kekayaan. “Mereka orang-orang tulus, menjalani kisah keluarga di mana ayah mengajarkan anak tentang dunia nyata,” katanya. Jos, yang kini aktif di reli dan memenangkan Rallye de Wallonie 2025, tetap menjadi pendukung utama Max.


Pendekatan keras Jos, seperti kisah pom bensin, menuai kritik sebagai tindakan keras. Namun, manajer Max, Raymond Vermeulen, dalam dokumenter Anatomy of a Champion, membela Jos, menyatakan semua dilakukan dengan cinta dan intensi untuk kesuksesan Max. “Jos tahu rute menuju sukses itu sulit,” ujar Vermeulen. Max sendiri mendukung ayahnya, menyebutnya tegas namun tidak arogan. Di lintasan, gaya balap agresif Max, seperti insiden dengan Lewis Hamilton di Hungaria 2025, mencerminkan mental baja yang dibentuk Jos.

ADVERTISEMENT


Dengan 10 balapan tersisa di 2025, Max tetap menjadi favorit di lintasan seperti Zandvoort, meski McLaren mendominasi. Kontraknya dengan Red Bull hingga 2028 menepis rumor kepindahan ke Mercedes. Sementara itu, Verstappen.com Racing, yang didirikan Max, sukses di GT World Challenge 2025, menunjukkan pengaruhnya di luar F1. Apa pendapat Anda tentang didikan Jos dan kesuksesan Max? Tulis di kolom komentar!

ADVERTISEMENT
Klasemen MOTOGP DRIVERS CHAMPIONSHIP
POS FOTO RIDER / TEAM PTS
1
Marco Bezzecchi
Marco Bezzecchi Aprilia Racing
128
2
Jorge Martin
Jorge Martin Aprilia Racing
127
3
Fabio Di Giannantonio
Fabio Di Giannantonio Pertamina Enduro VR46 Racing Team
84
4
Pedro Acosta
Pedro Acosta Red Bull KTM Factory Racing
83
5
Ai Ogura
Ai Ogura Trackhouse MotoGP Team
67
6
Raul Fernandez
Raul Fernandez Trackhouse MotoGP Team
62
7
Marc Marquez
Marc Marquez Ducati Lenovo Team
57
8
Alex Marquez
Alex Marquez BK8 Gresini Racing MotoGP
55
9
Francesco Bagnaia
Francesco Bagnaia Ducati Lenovo Team
43
10
Enea Bastianini
Enea Bastianini Red Bull KTM Tech3
39
Klasemen MOTOGP CONSTRUCTORS CHAMPIONSHIP
POS FOTO CONSTRUCTOR PTS
1
Aprilia
Aprilia
162
2
Ducati
Ducati
128
3
KTM
KTM
96
4
Honda
Honda
49
5
Yamaha
Yamaha
29

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU