Advertisement Sportrik
15s

Max Verstappen Bungkam di Konferensi Pers F1 Austria 2025: Alasan di Balik Sikapnya

Notifikasi
Max Verstappen Bungkam di Konferensi Pers F1 Austria 2025: Alasan di Balik Sikapnya
Max Verstappen

Max Verstappen memicu perhatian dengan hampir tidak menjawab pertanyaan selama konferensi pers FIA, sering kali hanya mengatakan “tanpa komentar.” Sikap ini dipicu oleh keengganannya mengkritik FIA dan sistem poin penalti, mengingat ia hanya berjarak satu poin dari larangan balapan. Dengan rekor empat kemenangan di lintasan ini, akankah Verstappen tetap fokus pada performa di lintasan kandang Red Bull?


“Ini konferensi pers yang luar biasa, sekali lagi... Saya sangat menikmatinya.” – Max Verstappen.


Jolyon Palmer: Kepergian Lambiase Picu Verstappen Tinggalkan Red Bull
Baca JugaJolyon Palmer: Kepergian Lambiase Picu Verstappen Tinggalkan Red Bull

Verstappen menyampaikan pernyataan sinis ini saat ditanya tentang konferensi pers FIA di Austria, mencerminkan frustrasinya dengan pertanyaan berulang tentang sistem poin penalti dan regulasi balap. Dengan 11 poin penalti dalam 12 bulan terakhir, ia berada di ambang larangan balapan satu seri jika mendapat satu poin lagi, seperti yang terjadi setelah insiden dengan George Russell di Spanyol. Verstappen menghindari komentar kritis terhadap FIA, mengingat aturan yang dapat menafsirkan pernyataan sebagai pelanggaran, seperti pengalaman sanksi pelayanan masyarakat akibat ucapan kasarnya di Singapura 2024.

ADVERTISEMENT
“Kalian bercanda? Ini seperti jebakan? Saya dapat pertanyaan ini setiap waktu. Maaf, ini yang terakhir. Saya tidak punya apa-apa untuk ditambahkan.”


Verstappen menunjukkan kekesalannya ketika wartawan terus menanyakan potensi larangan balapan dan masa depannya dengan Red Bull, yang terikat kontrak hingga 2028. Ia merasa pertanyaan tentang poin penalti, terutama setelah insiden di Spanyol dan Kanada, adalah “jebakan” yang dapat memicu sanksi lebih lanjut. Di luar konferensi pers FIA, Verstappen lebih terbuka dengan media Belanda di Red Bull hospitality, menjelaskan bahwa ia hanya ingin fokus pada balapan di Red Bull Ring, di mana ia memiliki rekor lima kemenangan (empat GP Austria dan satu GP Styria).


ADVERTISEMENT

Sikap bungkam Verstappen mencerminkan strategi untuk menghindari kontroversi di tengah tekanan besar. Dengan 11 poin penalti, termasuk dari insiden dengan Russell di Spanyol dan Alonso di Miami, ia harus berhati-hati, terutama karena dua poin akan kadaluarsa setelah GP Austria pada 30 Juni 2025. Frustrasinya juga dipicu oleh pertanyaan berulang tentang masa depannya, meskipun ia telah menegaskan komitmen pada Red Bull di tengah spekulasi ke Mercedes atau Aston Martin. \

Di Red Bull Ring (4,318 km, 71 lap), didukung oleh “Orange Army,” Verstappen diharapkan memanfaatkan upgrade baru Red Bull untuk mengejar Oscar Piastri, yang unggul 19 poin di klasemen. Namun, ia harus menghindari insiden seperti di Kanada, di mana ia mendapat poin penalti karena manuver agresif. Sikapnya juga menunjukkan ketidakpuasan terhadap media dan FIA, yang ia anggap membatasi kebebasan berbicara, seperti yang diungkapkan di beberapa postingan di X.


ADVERTISEMENT

Sikap Verstappen dapat memengaruhi dinamika media di paddock, dengan pembalap lain seperti George Russell dan Alex Albon lebih vokal tentang sistem penalti. Jika Verstappen lolos tanpa penalti di Austria, ia akan mendapat kelonggaran sebelum Silverstone. Sesi latihan bebas dimulai Jumat, 27 Juni 2025, pukul 17:30 WIB, dengan balapan utama pada Minggu pukul 19:00 WIB, disaksikan hingga 105.000 penonton. Keberhasilan Verstappen dapat memperkuat posisi Red Bull di klasemen konstruktor.


Ikuti aksi Max Verstappen di F1 GP Austria 2025 di SPORTRIK untuk pembaruan dan analisis Formula 1.

ADVERTISEMENT
Klasemen FORMULA-1 DRIVERS CHAMPIONSHIP
POS FOTO RIDER / TEAM PTS
1
George Russell
George Russell Mercedes
51
2
Andrea Kimi Antonelli
Andrea Kimi Antonelli Mercedes
47
3
Charles Leclerc
Charles Leclerc Ferrari
34
4
Lewis Hamilton
Lewis Hamilton Ferrari
33
5
Oliver Bearman
Oliver Bearman Haas F1 Team
17
6
Lando Norris
Lando Norris McLaren
15
7
Pierre Gasly
Pierre Gasly Alpine F1 Team
9
8
Liam Lawson
Liam Lawson Racing Bulls
8
9
Max Verstappen
Max Verstappen Red Bull
8
10
Arvid Lindblad
Arvid Lindblad Racing Bulls
4
Klasemen FORMULA-1 CONSTRUCTORS CHAMPIONSHIP
POS FOTO CONSTRUCTOR PTS
1
Mercedes
Mercedes
98
2
Ferrari
Ferrari
67
3
McLaren
McLaren
18
4
Haas F1 Team
Haas F1 Team
17
5
Racing Bulls
Racing Bulls
12
6
Red Bull
Red Bull
12
7
Alpine F1 Team
Alpine F1 Team
10
8
Audi
Audi
2
9
Williams
Williams
2
10
Aston Martin
Aston Martin
0

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU