Juara bertahan Marc Marquez kembali menunjukkan taringnya di MotoGP Aragon. Setelah gagal meraih pole untuk pertama kalinya sebagai pembalap Ducati, ia tampil sempurna di sprint race Sabtu sore dengan memimpin dari lap pertama hingga akhir.
Start yang agresif membawa Marquez melewati Marco Bezzecchi di tikungan pertama. Dari sana, ia tidak pernah melihat ke belakang. Kemenangan sprint pertamanya sejak Grand Prix Jerman ini sekaligus memangkas jarak di klasemen menjadi 33 poin dari Jorge Martin, dan mengangkatnya ke posisi ketiga.
Alex Marquez finis kedua untuk melengkapi podium ganda Ducati, sementara Bezzecchi harus puas di posisi ketiga. Martin, yang start dari posisi kelima, justru kehilangan banyak waktu dan finis kelima. Dengan hasil ini, keunggulan Martin di klasemen menyusut menjadi 29 poin atas rekan setimnya di Aprilia, Bezzecchi.

Keputusan strategi ban menjadi kunci. Cuaca panas membuat para pembalap berbeda pilihan: Bezzecchi dan Martin memilih ban soft belakang, sementara duo Marquez mengandalkan medium. Pilihan yang lebih konservatif itu terbukti lebih efektif, terutama saat Bezzecchi kehilangan performa di lap-lap akhir.
Momen krusial terjadi saat Pedro Acosta menyalip Martin di lap kelima setelah pembalap Aprilia itu melebar di tikungan terakhir. Martin tak mampu membalas dan finis terpaut 3,5 detik di belakang KTM milik Acosta.
Fermin Aldeguer tampil impresif dengan finis keenam di Gresini Ducati pada balapan pertamanya sejak cedera di Belanda. Johann Zarco juga patut diacungi jempol dengan finis kesembilan setelah kembali dari cedera. Di sisi lain, Pecco Bagnaia gagal poin di posisi 11, sementara Fabio Di Giannantonio terjatuh di lap kedua dan makin tertinggal 46 poin dari Martin.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!