SPONSORED

Marco Bezzecchi Jelaskan Penyebab Crash Besar di Assen

Notifikasi
Dhiafakhri Ali
Dhiafakhri Ali
0
Marco Bezzecchi Jelaskan Penyebab Crash Besar di Assen TO NEWS OVERVIEW
© Michelin

Marco Bezzecchi menyebut crash besar yang dialaminya pada Dutch Grand Prix di Assen sebagai “kesalahan umum”, saat ia memberikan penjelasan media pertamanya sejak insiden tersebut.

Pembalap Aprilia itu mengalami kecelakaan besar pada awal balapan utama ketika sedang bertarung di area podium. Bezzecchi lolos dari cedera serius, tetapi mengaku menjalani pekan pemulihan yang tidak mudah karena rasa sakit di seluruh tubuh.

Crash tersebut juga memperpanjang tren buruk Bezzecchi pada balapan Minggu, dengan tiga non-score beruntun. Dampaknya langsung terasa dalam klasemen, karena ia kehilangan posisi puncak ke rekan setimnya, Jorge Martin.

Johann Zarco Kena Double Long Lap Penalty
Baca JugaJohann Zarco Kena Double Long Lap Penalty

“Itu bukan pekan yang mudah di rumah,” kata Bezzecchi.

ADVERTISEMENT

“Crash di Assen sangat besar. Untungnya tidak ada tulang yang patah, tetapi ada banyak rasa sakit di seluruh tubuh saya. Hari-hari itu tidak mudah. Jadi, pada dasarnya, saya sangat, sangat senang bisa berada di sini.”

Bezzecchi menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi karena ia sedikit terlalu cepat saat memasuki tikungan. Ketika ia mulai membuka gas, bagian depan motor kehilangan grip, yang kemudian memicu crash besar karena terjadi di tikungan berkecepatan tinggi.

“Saya hanya sedikit terlalu cepat, dan ketika saya menyentuh gas, saya kehilangan bagian depan,” ujar Bezzecchi.

ADVERTISEMENT

“Jadi, pada dasarnya seperti itu. Itu kesalahan umum, tetapi terjadi di tikungan yang sangat cepat. Karena itu, crash tersebut tentu menjadi lebih besar.”

Menjelang Grand Prix Jerman, Bezzecchi menurunkan ekspektasi karena kondisi fisiknya belum kembali normal. Ia menegaskan bahwa situasinya berbeda dari akhir pekan biasa, sebab ia belum bisa berlatih di rumah maupun mencoba motor setelah kecelakaan di Assen.

“Dalam situasi normal, tentu tekanan dan pendekatan bisa berubah,” kata Bezzecchi ketika ditanya apakah kehilangan posisi puncak klasemen mengurangi tekanan.

ADVERTISEMENT

“Dalam kasus saya, ini bukan situasi normal, karena secara realistis, secara fisik saya masih sangat jauh dari 100 persen. Jadi target saya saat ini bukan seperti akhir pekan normal. Saya berharap bisa tampil baik. Saya berharap bisa bertarung untuk podium atau kemenangan.”

Bezzecchi juga menanggapi kekhawatiran sejumlah pembalap mengenai gravel trap Assen setelah kecelakaannya. Namun, ia menilai jenis gravel tidak terlalu menentukan dalam kasusnya karena kecepatan saat crash mencapai 200 km/jam.

“Sejujurnya, dalam kasus saya, saya pikir dengan jenis gravel lain hasilnya akan sama karena kecepatannya sangat tinggi,” ujar Bezzecchi.

ADVERTISEMENT

“Pada akhirnya, saya crash pada 200 km/jam. Jadi dalam kasus saya, jenis gravel tidak terlalu berpengaruh; kecepatannya yang lebih membuat perbedaan. Bagi saya, itu bukan masalah besar.”

Grand Prix Jerman kini menjadi akhir pekan evaluasi bagi Bezzecchi dan Aprilia, dengan fokus utama pada kondisi fisiknya dari sesi ke sesi sebelum melihat apakah ia mampu kembali ke persaingan podium.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU