Marc Marquez telah mencatatkan 70 kemenangan di kelas MotoGP, menjadikannya pembalap Spanyol dengan kemenangan terbanyak dalam sejarah balap motor. Rekor ini menegaskan dominasinya, unggul 23 kemenangan atas Jorge Lorenzo di posisi kedua. Berdasarkan analisis mendalam, Marquez terus memperlebar jarak dengan rivalnya, termasuk adiknya, Alex Marquez, yang tertinggal 120 poin setelah 12 Grand Prix musim ini.
Marquez, pembalap berusia 32 tahun dari Ducati, menunjukkan performa luar biasa musim ini. Dengan separuh kejuaraan masih tersisa, ia berpeluang besar mengamankan gelar juara dunia MotoGP kesembilannya. Kecepatannya bersama Ducati terlihat tak tertandingi, terutama setelah adaptasi cepat dengan motor baru. Persaingan sengitnya dengan Lorenzo di era yang sama meninggalkan warisan bersejarah, dengan selisih 23 kemenangan menjadi bukti keunggulannya.

Di belakang Marquez, Lorenzo menempati posisi kedua dengan 47 kemenangan. Dani Pedrosa berada di urutan ketiga dengan 31 kemenangan, meski tanpa gelar dunia. Alex Criville mengikuti dengan 15 kemenangan, diikuti Maverick Vinales dengan 10 kemenangan. Vinales, pembalap KTM, unik karena meraih kemenangan dengan tiga pabrikan berbeda. Sete Gibernau memiliki 9 kemenangan, sementara Jorge Martin, Alex Rins, dan Aleix Espargaro masing-masing mencatatkan 8, 6, dan 3 kemenangan.
Marquez terus mengejar rekor baru bersama Ducati. Pada 2026, ia diharapkan menargetkan gelar dunia kesembilan setelah enam tahun tanpa juara. Dengan performa saat ini, ia berpotensi melampaui rekor lain di MotoGP. Untuk pembaruan lebih lanjut tentang prestasi Marquez dan MotoGP, kunjungi SPORTRIK.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Marco Bezzecchi
Aprilia Racing
|
128 |
|
2
|
|
Jorge Martin
Aprilia Racing
|
127 |
|
3
|
|
Fabio Di Giannantonio
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
84 |
|
4
|
|
Pedro Acosta
Red Bull KTM Factory Racing
|
83 |
|
5
|
|
Ai Ogura
Trackhouse MotoGP Team
|
67 |
|
6
|
|
Raul Fernandez
Trackhouse MotoGP Team
|
62 |
|
7
|
|
Marc Marquez
Ducati Lenovo Team
|
57 |
|
8
|
|
Alex Marquez
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
55 |
|
9
|
|
Francesco Bagnaia
Ducati Lenovo Team
|
43 |
|
10
|
|
Enea Bastianini
Red Bull KTM Tech3
|
39 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Aprilia
|
162 |
|
2
|
|
Ducati
|
128 |
|
3
|
|
KTM
|
96 |
|
4
|
|
Honda
|
49 |
|
5
|
|
Yamaha
|
29 |
Marc Marquez telah mencatatkan 70 kemenangan di kelas MotoGP, menjadikannya pembalap Spanyol dengan kemenangan terbanyak dalam sejarah balap motor. Rekor ini menegaskan dominasinya, unggul 23 kemenangan atas Jorge Lorenzo di posisi kedua. Berdasarkan analisis mendalam, Marquez terus memperlebar jarak dengan rivalnya, termasuk adiknya, Alex Marquez, yang tertinggal 120 poin setelah 12 Grand Prix musim ini.
Marquez, pembalap berusia 32 tahun dari Ducati, menunjukkan performa luar biasa musim ini. Dengan separuh kejuaraan masih tersisa, ia berpeluang besar mengamankan gelar juara dunia MotoGP kesembilannya. Kecepatannya bersama Ducati terlihat tak tertandingi, terutama setelah adaptasi cepat dengan motor baru. Persaingan sengitnya dengan Lorenzo di era yang sama meninggalkan warisan bersejarah, dengan selisih 23 kemenangan menjadi bukti keunggulannya.

Di belakang Marquez, Lorenzo menempati posisi kedua dengan 47 kemenangan. Dani Pedrosa berada di urutan ketiga dengan 31 kemenangan, meski tanpa gelar dunia. Alex Criville mengikuti dengan 15 kemenangan, diikuti Maverick Vinales dengan 10 kemenangan. Vinales, pembalap KTM, unik karena meraih kemenangan dengan tiga pabrikan berbeda. Sete Gibernau memiliki 9 kemenangan, sementara Jorge Martin, Alex Rins, dan Aleix Espargaro masing-masing mencatatkan 8, 6, dan 3 kemenangan.
Marquez terus mengejar rekor baru bersama Ducati. Pada 2026, ia diharapkan menargetkan gelar dunia kesembilan setelah enam tahun tanpa juara. Dengan performa saat ini, ia berpotensi melampaui rekor lain di MotoGP. Untuk pembaruan lebih lanjut tentang prestasi Marquez dan MotoGP, kunjungi SPORTRIK.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Marco Bezzecchi
Aprilia Racing
|
128 |
|
2
|
|
Jorge Martin
Aprilia Racing
|
127 |
|
3
|
|
Fabio Di Giannantonio
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
84 |
|
4
|
|
Pedro Acosta
Red Bull KTM Factory Racing
|
83 |
|
5
|
|
Ai Ogura
Trackhouse MotoGP Team
|
67 |
|
6
|
|
Raul Fernandez
Trackhouse MotoGP Team
|
62 |
|
7
|
|
Marc Marquez
Ducati Lenovo Team
|
57 |
|
8
|
|
Alex Marquez
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
55 |
|
9
|
|
Francesco Bagnaia
Ducati Lenovo Team
|
43 |
|
10
|
|
Enea Bastianini
Red Bull KTM Tech3
|
39 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Aprilia
|
162 |
|
2
|
|
Ducati
|
128 |
|
3
|
|
KTM
|
96 |
|
4
|
|
Honda
|
49 |
|
5
|
|
Yamaha
|
29 |
Baca Juga
Fabio di Giannantonio menegaskan tidak ada unsur pribadi saat menyalip Pedro Acosta pada lap terakhir MotoGP Prancis 2026 di Le Mans.
Jorge Martin mengaku siap menghadapi akhir pekan sulit di MotoGP Catalunya 2026 meski datang usai dominasi Aprilia di Le Mans.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!